BRIN dan Media di Kaltim Didorong Kolaborasi Perkuat Jurnalisme Berbasis Riset
- 20 Jul 2026 15:57 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Hetifah Sjaifudian, mendorong lembaga penyiaran untuk memperkuat pemberitaan berbasis data dan riset. Menurutnya, pendekatan tersebut dapat menghasilkan informasi yang lebih kontekstual, mendalam, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Dorongan tersebut disampaikan Hetifah dalam Bimbingan Teknis Lembaga Penyiaran Radio dan Televisi yang digelar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur di Samarinda, pada Sabtu 18 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi ruang untuk membahas tantangan media penyiaran di tengah perkembangan teknologi di era digital dan pemanfaatan AI.
Hetifah menilai, pemberitaan yang hanya mengandalkan opini berisiko menghasilkan informasi yang kurang mendalam. Sebaliknya, pemanfaatan data dan hasil riset dapat membantu jurnalis memahami persoalan secara lebih komprehensif.
“Beda kalau kita bikin liputan berbasis data dengan liputan berbasis opini,” kata Hetifah.
Menurut Hetifah, lembaga riset memiliki potensi besar untuk mendukung kebutuhan informasi media. Menurutnya, para jurnalis maupun lembaga penyiaran dapat mengusulkan tema penelitian yang dibutuhkan untuk memperkuat peliputan di bidang radio dan televisi.
“Kita akan pastikan riset itu dibuat supaya nanti kita memperkuat tugas kita ke depan dan menghasilkan pemberitaan yang bukan saja lebih kontekstual, tapi lebih mendalam,” ujarnya.
Hetifah menambahkan, kolaborasi antara lembaga penyiaran, BRIN, perguruan tinggi, dan pemerintah dapat memperkuat kualitas jurnalistik. Ia berharap kerja sama tersebut mampu menghadirkan pemberitaan yang berbasis fakta, memiliki kedalaman analisis, dan tetap berorientasi pada kepentingan publik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....