Posyandu Jadi Garda Terdepan Deteksi ISPA di Kabupaten Ende
- 17 Jul 2026 15:50 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Dinas Kesehatan Kabupaten Ende mengoptimalkan peran posyandu melalui Integrasi Layanan Primer (ILP) sebagai upaya memperkuat deteksi dini kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) selama musim kemarau. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan masyarakat yang mulai menunjukkan gejala penyakit saluran pernapasan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Fransisca Nusanumba Ero, S.Si.T., M.P.H., kepada RRI Kamis 16 Juli 2026 mengatakan posyandu kini tidak hanya melayani balita, tetapi seluruh kelompok usia melalui pendekatan Integrasi Layanan Primer. Sistem tersebut dinilai mampu memperkuat pemantauan kesehatan masyarakat hingga ke tingkat desa.
Menurut Fransisca, kader posyandu memiliki peran penting dalam mengenali gejala awal penyakit yang muncul di masyarakat. Temuan di lapangan kemudian menjadi dasar untuk mengarahkan warga memperoleh pemeriksaan lebih lanjut di pustu maupun puskesmas.
"Melalui ILP di posyandu, para kader dilatih untuk lebih peka melihat kondisi warga. Jika ditemukan anak balita atau lansia yang mulai menunjukkan gejala batuk pilek berulang, mereka bisa langsung diarahkan untuk mendapatkan pemeriksaan di pustu atau puskesmas," ujarnya.
Ia menjelaskan kelompok balita dan lansia menjadi prioritas pemantauan karena lebih rentan mengalami gangguan saluran pernapasan selama musim kemarau. Deteksi sejak dini diharapkan dapat mencegah kondisi penyakit berkembang menjadi lebih berat.
Selain memperkuat pemantauan di posyandu, Dinas Kesehatan juga mengintegrasikan sistem pelaporan kesehatan agar setiap temuan dapat segera ditindaklanjuti. Mekanisme tersebut diharapkan mempercepat respons petugas kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dinas Kesehatan Kabupaten Ende berharap optimalisasi Integrasi Layanan Primer dapat meningkatkan efektivitas pengendalian ISPA di tingkat komunitas. Melalui kolaborasi antara kader posyandu, pustu, dan puskesmas, potensi lonjakan kasus selama musim kemarau diharapkan dapat ditekan sedini mungkin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....