Kaltim Perluas Internet Desa, Manfaatkan PLTS hingga Starlink

  • 17 Jul 2026 15:31 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat pemerataan layanan internet hingga ke wilayah pelosok, termasuk desa-desa yang belum terjangkau jaringan listrik PLN. Berbagai solusi energi alternatif diterapkan agar masyarakat tetap dapat mengakses layanan digital.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi, mengatakan masih terdapat sejumlah titik layanan internet yang belum didukung pasokan listrik dari PLN. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam mengoptimalkan operasional perangkat jaringan internet di lapangan.

"Berdasarkan masukan dari penyedia layanan, masih ada beberapa lokasi internet yang belum mendapatkan pasokan listrik dari PLN. Akibatnya, operasional perangkat internet di lokasi tersebut belum bisa berjalan secara optimal," ujar Ririn. Kamis, 16 Juli 2026.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Kaltim tetap memastikan layanan internet hadir di desa-desa tersebut dengan memanfaatkan berbagai sumber energi alternatif. Mulai dari penggunaan generator set (genset), layanan internet berbasis satelit Starlink, hingga Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Menurut Ririn, pemanfaatan energi alternatif menjadi solusi sementara untuk menjangkau daerah yang masih mengalami keterbatasan infrastruktur dasar. Namun, layanan internet belum dapat beroperasi penuh karena masih bergantung pada ketersediaan sumber listrik.

"Kami tetap menghadirkan layanan internet dengan memanfaatkan genset, Starlink, maupun PLTS. Hanya saja, jika menggunakan genset, operasional perangkat mengikuti jam hidup mesin sehingga akses internet belum bisa dimanfaatkan selama 24 jam," katanya.

Diskominfo Kaltim berharap percepatan pembangunan jaringan listrik PLN di wilayah terpencil dapat segera terealisasi. Dengan dukungan infrastruktur kelistrikan yang memadai, layanan internet di desa-desa tersebut diharapkan dapat beroperasi secara penuh sehingga memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan, layanan pemerintahan, kesehatan, hingga pengembangan ekonomi digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....