Satgas: 29 Penerima MBG di Jember Alami Mual dan Diare

  • 17 Jul 2026 08:15 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Sebanyak 29 penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, mengalami gangguan kesehatan setelah diduga mengonsumsi menu MBG.

Sebagian besar mereka mengalami gejala mual, muntah, diare, dan demam. Hal itu disampaikan Anggota Satgas MBG Jember, Ahmad Helmi Luqman, saat mengunjungi sejumlah pasien, Kamis (16/7/2026).

Menurut Helmi, berdasarkan keterangan salah satu wali murid, makanan yang dikonsumsi tidak menunjukkan tanda-tanda basi ataupun memiliki rasa asam saat disantap.

“Saat kami tanyakan kepada orang tua pasien, makanan yang diterima tidak ada bau asam maupun tanda-tanda basi. Anak tersebut langsung menghabiskan makanannya karena senang mendapatkan MBG,” ujarnya.

“Namun beberapa jam kemudian mulai mengalami muntah dan demam hingga akhirnya dibawa ke puskesmas,” tambahnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tenaga medis, diagnosis sementara yang dialami pasien adalah diare. Meski demikian, penyebab pasti gangguan kesehatan itu masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Pemkab Jember, lanjut Helmi, memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis sesuai instruksi Bupati Jember.

Selain itu, Puskesmas juga diminta melakukan skrining terhadap keluarga yang mengonsumsi menu MBG serta memastikan pasien tidak dipulangkan sebelum kondisinya benar-benar pulih.

“Sebagian sudah ada yang pulang. Saat ini terdapat 12 pasien yang masih menjalani perawatan di Puskesmas Sukorejo,” katanya.

Secara keseluruhan, jumlah anak-anak maupun wali murid yang tercatat mengalami keluhan kesehatan mencapai 29 orang. Sebagian di antaranya telah diperbolehkan pulang, karena kondisi kesehatannya membaik.

Salah seorang wali murid, Siti Manawara, mengaku mulai merasakan mual, diare, hingga demam setelah mengonsumsi menu MBG yang dibawa pulang anaknya dari sekolah, pada Selasa (14/7/2026).

Ia mengatakan menu tersebut terdiri atas telur puyuh, tempe, sayur sawi, jagung, dan buah anggur. Telur sempat dihangatkan sebelum dimakan, sedangkan sayur langsung dikonsumsi. Menurutnya, sayur sempat tercium sedikit berbau.

“Iya, makan langsung muntah. Sebelumnya saya tidak pernah seperti ini. Banyak yang kayak saya, kalau dilihat dari grup TK,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemkab Jember telah menginstruksikan Camat Bangsalsari dan Tim Satgas MBG untuk mengamankan sampel makanan serta melakukan investigasi guna mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.

Hingga kini, pemerintah masih menunggu hasil pemeriksaan sebelum menyimpulkan penyebab gangguan kesehatan yang dialami para pasien.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....