Petani, Peran Vital Ketahanan dan Ketersediaan Pangan
- 16 Jul 2026 21:16 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Profesi petani dinilai masih sering dipandang sebelah mata, padahal keberlangsungan pangan masyarakat bergantung pada kerja keras mereka setiap hari. Kondisi tersebut mendorong Juharis, petani milenial asal Sambas mengajak masyarakat mengubah cara pandang terhadap sektor pertanian.
Ia menilai, petani memiliki peran vital karena menjadi penyedia kebutuhan pangan yang dikonsumsi masyarakat setiap hari. Menurutnya, sudah saatnya stigma negatif terhadap profesi petani dihapuskan dan diganti dengan penghargaan yang lebih layak.
"Sejak masa kolonial petani sering ditempatkan pada posisi paling bawah dan sisa stigma itu masih terasa hingga sekarang. Padahal tanpa petani, kehidupan masyarakat dan ketahanan pangan tentu tidak akan berjalan sebagaimana mestinya," ujar Haris dalam Obrolan Sore Ceria RRI Pro 2 Sanggau, Kamis 16 Juli 2026.
Juharis menjelaskan, pekerjaan petani sesungguhnya memiliki nilai kemuliaan karena menghadirkan manfaat bagi banyak orang. Ia menilai ukuran keberhasilan seseorang tidak semestinya hanya dilihat dari jenis pekerjaan atau tempat bekerja.
"Setiap hari makanan di meja kita berasal dari hasil kerja petani yang bahkan sudah bekerja sebelum matahari terbit. Karena itu tidak ada alasan untuk menganggap profesi petani lebih rendah dibanding pekerjaan lainnya," jelasnya.
Ia mengatakan, generasi muda memiliki peluang besar mengambil peran dalam sektor pertanian karena kebutuhan pangan akan terus meningkat dari waktu ke waktu. Dengan tenaga, kreativitas, dan kemauan belajar, anak muda diyakini mampu menghadirkan inovasi baru di bidang pertanian.
"Kalau hari ini kita terus meremehkan petani, suatu saat kita akan merasakan sendiri dampaknya terhadap ketersediaan pangan. Mari melihat pertanian sebagai profesi yang membanggakan sekaligus menjadi bagian penting dalam membangun bangsa," katanya.
Juharis mengajak masyarakat memberikan penghargaan lebih kepada petani sebagai penjaga ketahanan pangan nasional. Ia berharap semakin banyak anak muda berani turun ke sektor pertanian demi memastikan kebutuhan pangan masa depan tetap terjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....