Larangan Mangkal di Lingkungan Sekolah, SePOI Kaltara Minta Hormati Kebijakan

  • 17 Jul 2026 04:38 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, TARAKAN: Serikat Driver Online Indonesia atau (SePOI) Kalimantan Utara (Kaltara) angkat bicara dan meminta para driver untuk tetap tenang serta menghormati kebijakan yang ditetapkan sekolah.

Pernyataan itu disampaikan Ketua SePOI Kaltara, Misyadi menanggapi larangan mangkal di lingkungan sekolah di Gunung Belah.

Pemandangan tidak biasanya terlihat di gapura di lingkungan sekolah, Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Pamusian, Kecamatan Tarakan Tengah, beberapa hari terakhir.

Sebuah spanduk bertuliskan berwarna dasar kuning bertuliskan "Peringatan, Semua Jenis Ojek Online Dilarang Mangkal di Wilayah SMPN 1, SMPN 7, SMPN 13 dan SMKN 1 Tarakan".

Keberadaan spanduk larangan tersebut sempat memicu perhatian publik. Ketua SePOI Kaltara, Misyadi, menegaskan bahwa setelah melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan pihak Polda Kaltara, spanduk tersebut murni dipasang pihak sekolah.

Ia pun menilai langkah itu merupakan hak dan wewenang pihak sekolah demi kenyamanan proses belajar mengajar.

Misyadi meluruskan, spanduk tersebut hanya melarang ojol untuk mangkal, bukan melarang mengambil atau mengantar penumpang atau pesanan.

Hal itu dinilai tidak menganggu kepentingan ojol yang berusaha mencari rezeki.

"Jadi bukan larangan untuk menjemput rezeki di wilayah sekolah tersebut, mengambil orderan, bahkan mengantar orderan. Selama tidak ada larangan untuk menjemput rezeki di wilayah sekolah, ya bagi kami aman-aman saja. Karena kita kan sistemnya lewat aplikasi, bukan seperti ojek pangkalan." ujar Misyadi.

Guna menjaga kondusivitas, Misyadi menyarankan para driver untuk mencari tempat mangkal alternatif di luar area sekolah.

Seperti di kawasan sekitar bekas Toko Cahaya Terang yang dinilai lebih aman. SePOI memastikan, aktivitas pelayanan kepada masyarakat atau konsumen di area sekolah tersebut tetap berjalan normal seperti biasa via aplikasi.

Misyadi juga mengaku telah menyampaikan hal ini kepada driver online agar dapat menjadi perhatian untuk mendukung kenyamanan di lingkungan sekolah. (Rajab)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....