Posyandu Jadi Andalan Layanan Kesehatan di Belangin Kabupaten Sanggau

  • 16 Jul 2026 13:39 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Keberadaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) terus menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat, terutama di wilayah pedalaman Kabupaten Sanggau. Melalui jaringan Posyandu yang tersebar hingga tingkat desa, pelayanan kesehatan diharapkan semakin mudah dijangkau oleh masyarakat.

Kepala Puskesmas Belangin 3 Kabupaten Sanggau, Abang Kuswara Amijaya, mengatakan saat ini terdapat 36 Posyandu yang tersebar di 10 desa di wilayah kerja Puskesmas Belangin 3. Keberadaan Posyandu tersebut berperan penting dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang tinggal di daerah terpencil.

"Sebanyak 36 Posyandu yang tersebar di 10 desa sangat membantu pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah terpencil. Namun, Desa Tapang Dulang masih menjadi tantangan karena akses yang cukup sulit, ditambah keterbatasan jaringan telekomunikasi yang masih dirasakan di Kecamatan Belangin 3," kata Abang Kuswara Amijaya dalam Dialog RRI Sanggau Menyapa, Kamis 16 Juli 2026.

Menurutnya, Posyandu menjadi sarana pelayanan kesehatan yang efektif karena masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan dasar. Berbagai pelayanan, mulai dari kesehatan ibu dan anak, pemantauan tumbuh kembang balita, hingga edukasi kesehatan dapat diberikan melalui Posyandu.

Meski demikian, kata Abang, masih terdapat sejumlah tantangan dalam memberikan pelayanan kesehatan secara merata di seluruh wilayah, kondisi geografis yang cukup sulit membuat petugas kesehatan harus bekerja lebih keras untuk menjangkau beberapa desa. Salah satu wilayah yang menjadi tantangan adalah Desa Tapang Dulang, akses menuju desa tersebut dinilai cukup sulit sehingga membutuhkan waktu dan upaya lebih bagi petugas kesehatan.

Disampaikannya, selain faktor geografis, keterbatasan jaringan telekomunikasi juga masih dirasakan di sejumlah wilayah Kecamatan Belangin 3. Kondisi tersebut turut memengaruhi kelancaran koordinasi maupun penyampaian informasi terkait pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Kendala yang ada kami jadikan tantangan, tetap komit memberikan pelayanan kesehatan secara optimal agar masyarakat di seluruh desa tetap memperoleh layanan kesehatan yang merata," ujarnya.

Untuk itu Abang berharap dukungan berbagai pihak dalam meningkatkan infrastruktur dan konektivitas di wilayah pedalaman. Dengan akses transportasi dan jaringan komunikasi yang lebih baik, pelayanan kesehatan diyakini dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....