Karhutla di Area PT Badak LNG Bontang Berhasil Dipadamkan
- 16 Jul 2026 07:48 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Plant 53 PT Badak LNG, Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang, berhasil dipadamkan oleh tim gabungan. Luas lahan semak belukar yang terbakar diperkirakan mencapai 0,07 hektare.
Kejadian tersebut dilaporkan pada pukul 18.23 Wita. Informasi yang diterima BPBD Kota Bontang berasal dari Polres Kota Bontang yang melaporkan adanya titik api di kawasan Plant 53 PT Badak LNG.
Petugas BPBD Kota Bontang segera bergerak menuju lokasi kebakaran dengan estimasi waktu tempuh sekitar 18 menit. Satu unit mobil pemadam kebakaran milik KPHP dan satu unit mobil tangki turut dikerahkan untuk mendukung proses pemadaman.
Setibanya di lokasi, tim BPBD berkoordinasi dengan Fire PT Badak LNG. Karena kendaraan pemadam tidak dapat menjangkau titik api secara langsung, petugas menggunakan selang berukuran panjang untuk melakukan pemadaman secara terpadu hingga ke lokasi kebakaran.
Berdasarkan laporan yang diterima Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Timur dari petugas Muriono, lahan yang terbakar merupakan kawasan semak belukar dengan luas sekitar 0,07 hektare.
Dalam proses penanganan, petugas menghadapi kendala berupa tiupan angin yang cukup kencang sehingga api sempat membesar. Selain itu, kondisi lokasi yang sulit dijangkau turut menjadi tantangan bagi tim gabungan dalam melakukan pemadaman.
Meski demikian, upaya pemadaman yang dilakukan secara terpadu berhasil mengendalikan kobaran api. Hingga penanganan selesai, kondisi di lokasi dinyatakan aman dan api telah berhasil dipadamkan, ujar Muriono.
Operasi penanganan karhutla tersebut melibatkan unsur BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, Fire PT Badak LNG, Banpol, relawan Damkar, serta masyarakat yang bersama-sama melakukan pemadaman di lokasi kejadian.
BPBD Bontang mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama saat kondisi cuaca berangin dan musim kemarau. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan mencegah meluasnya kebakaran, katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....