PPDB SMKN 2 Ende Diserbu Pendaftar, Kuota Shift Habis dalam Hitungan Detik
- 15 Jul 2026 19:03 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMKN 2 Ende diwarnai tingginya antusiasme masyarakat. Pada hari pertama pendaftaran, kuota dalam sistem pendaftaran online berbasis shift dilaporkan habis hanya dalam hitungan detik.
Kepala SMKN 2 Ende, Fransisco Soares, mengatakan tingginya jumlah pendaftar sempat membuat pihak sekolah kewalahan. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di SMKN 2 Ende.
Fransisco menjelaskan, tahun ini proses PPDB dilaksanakan secara daring melalui sistem yang disiapkan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sistem tersebut membagi pendaftaran dalam beberapa shift dengan kuota tertentu pada setiap sesi.
Ia mengatakan shift pertama dibuka pukul 08.00 hingga 11.00 WITA. Namun, karena diakses secara bersamaan oleh banyak calon peserta didik, kuota langsung terpenuhi sehingga nama SMKN 2 Ende tidak lagi muncul dalam sistem pendaftaran.
Menurut Fransisco, mekanisme tersebut sempat menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat. Banyak orang tua mengira pendaftaran telah ditutup, padahal kuota pada shift pertama telah habis dan pendaftaran kembali dibuka pada sesi berikutnya.
Pada Tahun Pelajaran 2026/2027, SMKN 2 Ende membuka kuota sebanyak 792 peserta didik. Jumlah tersebut terbagi dalam 22 rombongan belajar dengan kapasitas masing-masing 36 siswa sesuai ketersediaan tenaga pendidik serta sarana dan prasarana sekolah.
Fransisco menambahkan, kuota tahun ini disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan sekolah dalam memberikan layanan pendidikan yang optimal. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang membuka 24 kelas, sekolah justru mengalami kekurangan sekitar 58 siswa akibat minimnya pasokan lulusan dari sekolah-sekolah pendukung.
SMKN 2 Ende saat ini mengelola 12 program keahlian yang menjadi daya tarik masyarakat di Kabupaten Ende dan sekitarnya. Tingginya animo pendaftar diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi sekaligus menghasilkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....