Pemkab Manokwari Dorong Digitalisasi Pengelolaan Aset Kampung lewat SIPADES 3.0

  • 15 Jul 2026 19:20 WIB
  •  Manokwari

RRI. CO. ID, Manokwari - Sebanyak 164 operator kampung dari seluruh Kabupaten Manokwari mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Optimalisasi Pengelolaan Aset Kampung Berbasis Digital melalui Aplikasi SIPADES Versi 3.0 yang digelar di Swiss-Belhotel Manokwari, Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah percepatan digitalisasi tata kelola aset kampung agar lebih transparan, akuntabel, dan efisien.

Bimbingan teknis yang berlangsung selama tiga hari hingga 17 Juli 2026 itu dibuka oleh Wakil Bupati Manokwari H. Mugiyono mewakili Bupati Manokwari. Kegiatan diselenggarakan DPC APDESI Kabupaten Manokwari dengan menghadirkan tim pelatih dari PT Lawang Sewu Teknologi Jakarta.

Dalam sambutannya, Mugiyono mengatakan pengelolaan aset kampung merupakan bagian penting dari penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Menurutnya, aset yang tercatat secara tertib dan berbasis data akan memudahkan pemerintah kampung dalam menyusun perencanaan pembangunan sekaligus meningkatkan akuntabilitas kepada masyarakat.

Ia menilai penerapan SIPADES versi 3.0 menjadi jawaban atas berbagai persoalan yang selama ini masih dihadapi pemerintah kampung, mulai dari pencatatan aset yang masih manual, data yang belum lengkap, hingga kesulitan dalam proses pemantauan dan pelaporan.

"SIPADES versi 3.0 bukan hanya aplikasi pencatatan aset, tetapi menjadi instrumen penting untuk menghasilkan data yang akurat, mempercepat pelayanan, dan mendukung pengambilan keputusan secara tepat. Pengelolaan aset kampung harus mengikuti perkembangan teknologi digital," kata Mugiyono.

Wakil Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Manokwari untuk terus mendukung transformasi digital di tingkat kampung melalui penyediaan anggaran, penguatan infrastruktur, serta pendampingan teknis secara berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan digitalisasi tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada komitmen aparatur kampung dalam mengoperasikan sistem secara konsisten.

Ia mengajak para operator kampung memanfaatkan kesempatan selama pelatihan untuk memahami seluruh materi yang diberikan. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan segera diterapkan setelah kembali ke kampung masing-masing serta dibagikan kepada perangkat kampung lainnya agar penerapan SIPADES berjalan optimal.

Ketua Panitia Melijon Appono menjelaskan peserta bimtek berasal dari 164 kampung di Kabupaten Manokwari. Selama pelatihan, peserta dibekali materi mengenai kebijakan pengelolaan aset kampung, praktik penggunaan aplikasi SIPADES versi 3.0, penginputan data aset, penyusunan laporan inventaris, hingga tata cara pemanfaatan aset sesuai ketentuan yang berlaku.

Melijon berharap seluruh operator mampu mengimplementasikan aplikasi tersebut secara maksimal sehingga pengelolaan aset kampung menjadi semakin tertib, transparan, dan akuntabel. Dengan sistem digital yang terintegrasi, kualitas pelayanan pemerintahan kampung di Kabupaten Manokwari diharapkan semakin meningkat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....