Imigrasi Papua Barat Perluas Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur
- 15 Jul 2026 15:53 WIB
- Manokwari
RRI. CO. ID, Manokwari - Imigrasi Papua Barat mengajak PT Conch West Papua Cement berkolaborasi mendukung program ketahanan pangan nasional. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan lahan tidur menjadi lahan produktif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Papua Barat.
Ajakan tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Papua Barat, Asrul, usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan PT Conch West Papua Cement tentang layanan keimigrasian pada Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Terminal Khusus PT Conch West Papua Cement di Manokwari, Rabu,15 Juli 2026.
Asrul mengatakan, selain memberikan pelayanan keimigrasian dan mendukung investasi melalui pembentukan TPI, pihaknya juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya di bidang ketahanan pangan.
Menurutnya, Imigrasi Papua Barat telah membuka dan mengolah sekitar enam hektare lahan tidur di wilayah SP2 dan SP5 menjadi lahan pertanian yang kini ditanami padi. Panen perdana dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus 2026.
Ia menjelaskan, hasil panen nantinya akan dimanfaatkan untuk masyarakat. Sebagian hasil akan diberikan kepada pemilik lahan, sedangkan sisanya digunakan sebagai modal pemberdayaan masyarakat agar semakin banyak lahan yang dapat dikelola secara produktif.
Ke depan, luas lahan yang dikelola ditargetkan meningkat menjadi 15 hingga 20 hektare. Karena itu, Imigrasi Papua Barat menawarkan kerja sama kepada PT Conch West Papua Cement untuk ikut berpartisipasi mengembangkan lahan tidur yang masih tersedia di sekitar lokasi.
Asrul optimistis kolaborasi tersebut dapat memperluas area pertanian hingga sekitar 50 hektare apabila perusahaan turut ambil bagian. Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Papua Barat.
"Harapan kami, niat baik ini dapat disambut sehingga kita bersama-sama membangun dan mensejahterakan masyarakat Papua Barat. Mungkin bagi sebagian orang ini terlihat kecil, tetapi bagi masyarakat di Papua manfaatnya sangat besar," ujar Asrul.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....