Astra Bangun Sebelas Sekolah Perkuat Pendidikan Manggarai Timur

  • 15 Jul 2026 10:26 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dan Yayasan Pendidikan Astra memulai pembangunan 11 sekolah pada Juli 2026 yang ditargetkan selesai dalam enam bulan.
  • Pembangunan meliputi enam sekolah dasar, tiga sekolah menengah pertama, dan satu sekolah menengah kejuruan, ditambah pembangunan 10 lapangan futsal untuk mendukung pengembangan peserta didik.
  • Program ini didukung oleh enam universitas terkemuka (UNY, UI, UGM, UNISOB, UNIKA Santu Paulus Ruteng, dan Undana) untuk peningkatan kapasitas guru dan kompetensi akademik siswa.

RRI.CO.ID, Manggarai Timur - Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur bersama Yayasan Pendidikan Astra mulai merealisasikan pembangunan 11 sekolah sebagai bagian dari penguatan sektor pendidikan di daerah itu. Program yang mulai dikerjakan pada Juli 2026 tersebut ditargetkan rampung dalam enam bulan dan siap dimanfaatkan pada akhir tahun.

Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Timur, Winsensius Tala, S.Pd., M.Pd., kepada RRI, Rabu, 15 Juli 2026, mengatakan pembangunan diawali dengan ritual adat di dua lokasi sebelum pekerjaan konstruksi dimulai. Selain pembangunan sekolah, Yayasan Pendidikan Astra juga akan membangun 10 lapangan futsal untuk mendukung aktivitas dan pengembangan karakter peserta didik.

Menurut Winsensius, kerja sama dengan Yayasan Pendidikan Astra telah berlangsung selama tiga tahun sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Manggarai Timur. Sebelumnya, yayasan tersebut telah membangun satu sekolah bertaraf internasional dengan nilai investasi mendekati Rp20 miliar, melengkapi ratusan unit laptop, serta menghadirkan program pendampingan bagi guru, siswa, dan orang tua.

Ia menjelaskan, sekolah yang menjadi bagian dari program binaan terdiri atas enam sekolah dasar (SD), tiga sekolah menengah pertama (SMP), dan satu sekolah menengah kejuruan (SMK), ditambah satu sekolah yang telah lebih dahulu dibangun. Seluruh sekolah berada di wilayah Borong dan didukung program peningkatan kapasitas guru melalui pendampingan dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Katolik Soegijapranata, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, dan Universitas Nusa Cendana.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur mendukung penuh pelaksanaan program tersebut dengan melibatkan seluruh jajaran perangkat daerah sejak tahap awal pembangunan. Pemerintah berharap peningkatan sarana pendidikan yang disertai penguatan kompetensi guru mampu meningkatkan capaian literasi, numerasi, dan hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) peserta didik.

Pembangunan seluruh sekolah ditargetkan selesai pada Desember 2026 agar dapat segera digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur berharap program ini mampu melahirkan peserta didik yang unggul secara akademik, berkarakter, serta menjadi model pengembangan mutu pendidikan bagi sekolah-sekolah lain di daerah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....