Sukses Kelola Laut Berkelanjutan, Banyuwangi Jadi Tuan Rumah ASEAN-ID Blue
- 14 Jul 2026 21:48 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Kabupaten Banyuwangi dipercaya menjadi tuan rumah ASEAN-ID Blue yang akan digelar pada 17–18 Juli 2026. Banyuwangi dipilih karena dinilai berhasil menerapkan pengelolaan laut berkelanjutan yang mampu berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
ASEAN-ID Blue merupakan forum internasional yang diinisiasi Kementerian Luar Negeri RI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Selandia Baru (MFAT). Forum tersebut akan dihadiri perwakilan negara-negara ASEAN, East Asia Summit (EAS), serta Pacific Islands Forum (PIF) untuk berbagi praktik terbaik dalam pengembangan ekonomi biru.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut baik penyelenggaraan forum tersebut. Menurutnya, ASEAN-ID Blue menjadi momentum bagi Banyuwangi untuk memperluas jejaring kerja sama internasional sekaligus memperoleh berbagai pengalaman dalam pengembangan ekonomi berbasis kelautan yang berkelanjutan.
Kami juga berharap forum ini dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas bagi Banyuwangi dengan negara-negara ASEAN, khususnya di bidang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat pesisir," ungkap Bupati Ipuk, Selasa 14 Juli 2026.
Direktur Kerja Sama Ekonomi ASEAN Kementerian Luar Negeri, Adhyanti Sardanarini Wirajuda, mengatakan Banyuwangi dipilih karena mampu menunjukkan bahwa konservasi laut dapat berjalan berdampingan dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Banyuwangi dipilih karena berhasil menunjukkan praktik pengelolaan laut yang berkelanjutan. Daerah ini mampu memadukan konservasi laut dengan penguatan ekonomi masyarakat," kata Adhyanti Sardanarini Wirajuda.
Menurut Adhyanti, berbagai program di Banyuwangi memperlihatkan keterpaduan antara sektor perikanan, pariwisata, UMKM, dan pemberdayaan masyarakat pesisir dalam satu ekosistem pembangunan. Praktik tersebut dinilai menjadi contoh yang dapat dipelajari dan diterapkan oleh negara-negara peserta forum.
Selain mengikuti diskusi, para delegasi dijadwalkan mengunjungi sejumlah lokasi untuk melihat langsung implementasi ekonomi biru di Banyuwangi. Forum juga akan membahas konservasi laut, pengelolaan sumber daya kelautan, penguatan rantai nilai sektor perikanan, pemberdayaan pelaku usaha, hingga pengembangan UMKM dan koperasi.
"Praktik inilah yang ingin dibagikan Indonesia kepada negara-negara ASEAN dan mitra. Peserta akan melihat langsung bagaimana pelestarian laut berjalan seiring dengan pengembangan budaya, pariwisata, dan ekonomi daerah," ujar Adhyanti Sardanarini Wirajuda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....