Badan Geologi Perbarui Rekomendasi Siaga Gunung Lewotobi Laki-laki
- 14 Jul 2026 15:27 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flores Timur – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali mengeluarkan rekomendasi kewaspadaan menyusul status Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur yang masih berada pada Level III atau Siaga. Masyarakat diminta mematuhi seluruh ketentuan demi mengurangi risiko akibat aktivitas vulkanik.
Dalam rekomendasi terbaru, masyarakat maupun wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Warga juga diimbau tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah dan BPBD, serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Selain potensi erupsi, Badan Geologi mengingatkan masyarakat agar mewaspadai ancaman banjir lahar hujan, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Risiko tersebut mengancam sungai-sungai yang berhulu di kawasan puncak gunung.
Daerah yang diminta meningkatkan kewaspadaan meliputi Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote. Warga yang tinggal di wilayah tersebut diharapkan terus memantau perkembangan informasi resmi dari pemerintah.
Badan Geologi juga mengimbau masyarakat yang terdampak hujan abu vulkanik agar menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut saat beraktivitas di luar rumah. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan pada sistem pernapasan akibat paparan abu vulkanik.
Selain berdampak di darat, sebaran abu vulkanik juga berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan. Karena itu, otoritas terkait diminta terus memantau arah penyebaran abu sebagai dasar pengambilan keputusan operasional penerbangan.
Abu vulkanik berpotensi memengaruhi aktivitas di Bandara Gewayantana Larantuka dan Bandara Frans Seda Maumere apabila arah angin membawa material vulkanik ke jalur penerbangan. Badan Geologi menegaskan koordinasi dengan berbagai instansi akan terus dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat dan transportasi udara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....