FORKI Bulungan Borong 10 Medali di Banjarmasin, Modal Kuat Bidik Juara Porprov

  • 14 Jul 2026 16:59 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tanjung Selor – Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Bulungan menunjukkan kualitas pembinaan atlet dengan memborong 10 medali pada Kejuaraan Karate di GOR Hasanuddin, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Dari enam atlet yang diturunkan, seluruhnya sukses menyumbangkan medali dengan raihan satu emas, enam perak, dan tiga perunggu, sekaligus menjadi modal penting menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltara.

Ketua FORKI Bulungan, Tasa Gung, mengatakan kejuaraan tersebut bukan sekadar ajang berburu prestasi, tetapi menjadi tolok ukur kesiapan atlet menghadapi persaingan yang lebih ketat pada Porprov mendatang.

"Kami membawa empat atlet untuk program try out Porprov dan dua atlet usia dini yang bertanding secara mandiri. Hasil ini menunjukkan atlet Bulungan mampu bersaing dengan daerah lain sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan mereka," ujar Tasa Gung.

Seluruh atlet yang diturunkan berhasil naik podium. Arsya D. Adeking (6 tahun) menjadi penyumbang medali emas pada kelas Kumite SD 1–3 putra -25 kilogram, sekaligus meraih perunggu di kelas Open Tournament Kumite Pra Usia Dini -25 kilogram.

Sementara Arsyila D. Shaqueena (8 tahun) menyumbangkan dua medali melalui perak pada kelas Kumite SD 1–3 putri -25 kilogram dan perunggu di kelas Open Tournament Kumite Usia Dini -25 kilogram.

Pada kelompok junior hingga senior, M. Daffa Adi Swastika meraih perak kelas Kumite SMA/MA +50 kilogram putra dan perunggu Kumite Beregu Junior-Senior Putra. Raygei M menyumbangkan perak kelas Open Debut Borneo Kumite -50 kilogram putra, sedangkan Haikal A meraih perak kelas Open Debut Borneo Kumite +50 kilogram putra.

Keduanya juga menjadi bagian tim beregu yang meraih medali perunggu. Sementara Apolonia Y menambah koleksi medali melalui perak pada kelas Open Debut Borneo Kumite +50 kilogram putri.

Salah satu penampilan yang paling menyita perhatian terjadi pada nomor Kumite Beregu Junior-Senior Putra.

Menghadapi tim kuat SKHOI Kalimantan Timur di babak delapan besar, tim FORKI Bulungan mampu mencuri kemenangan tipis untuk mengamankan tiket semifinal, membuktikan daya saing atlet Bulungan di level regional.

Pelatih FORKI Bulungan, Brigpol David, menilai hasil tersebut menjadi bukti perkembangan kemampuan atlet, meski masih terdapat sejumlah aspek yang harus dibenahi sebelum menghadapi Porprov.

"Try out ini memberikan pengalaman bertanding yang sangat berharga. Atlet mampu tampil percaya diri dan bersaing dengan karateka dari berbagai daerah. Ini menjadi modal penting menuju Porprov," katanya.

Menurutnya, tim pelatih tidak akan cepat berpuas diri. Seluruh hasil pertandingan akan dievaluasi agar performa atlet semakin matang.

"Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap teknik, strategi, mental bertanding, hingga penerapan nilai-nilai Bushido. Target kami bukan hanya meraih medali, tetapi membentuk atlet yang tangguh, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas," tegas David.

Ketua KONI Bulungan, Heru Rachmady, mengapresiasi pencapaian seluruh atlet dan pelatih yang mampu membawa nama daerah bersaing di tingkat regional.

"Raihan 10 medali ini membuktikan pembinaan karate di Bulungan berjalan ke arah yang benar. Atlet kita mampu menunjukkan kualitas dan tidak kalah bersaing dengan daerah lain," ujarnya.

Heru menegaskan, hasil tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas latihan, mengingat tantangan pada Porprov akan jauh lebih berat.

"Prestasi ini bukan garis akhir, tetapi pijakan untuk meraih hasil yang lebih besar. Kami berharap seluruh atlet terus meningkatkan kemampuan sehingga mampu membawa Bulungan menjadi kekuatan utama karate di Porprov Kaltara," pungkasnya. (rln)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....