Misa Awali Tahun Ajaran Baru SMAK Syuradikara Ende Penuh Makna
- 14 Jul 2026 14:28 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Civitas Akademika SMAK Syuradikara Ende mengawali Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menggelar Misa Pembukaan sekaligus Penerimaan Murid Baru Angkatan ke-73 pada Senin 13 Juli 2026. Perayaan ekaristi berlangsung di Kapela Santo Mikael Syuradikara dan menjadi momentum peneguhan nilai iman serta karakter bagi seluruh warga sekolah.
Misa dipimpin Provinsial SVD Ende, Pater Eman Embu, SVD, yang mengajak seluruh peserta didik dan tenaga pendidik menjadikan tahun ajaran baru sebagai awal membangun kehidupan yang berlandaskan nilai-nilai moral. Ia menegaskan sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang pembentukan karakter.
Dalam khotbahnya, Pater Eman menyoroti pentingnya keberanian membedakan yang baik dan yang buruk di tengah kehidupan sehari-hari. Ia secara khusus mengingatkan seluruh warga sekolah agar berani menolak segala bentuk perundungan maupun kekerasan.
"Anak-anak terutama kita semua membutuhkan keberanian untuk menolak perundungan atau kekerasan," tegas Pater Eman di hadapan peserta misa. Menurutnya, lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman, saling menghargai, dan mendukung pertumbuhan setiap peserta didik.
Ia juga mengangkat perumpamaan Injil tentang seorang penabur yang menaburkan benih sebagai refleksi bagi dunia pendidikan. Pater Eman menjelaskan benih tersebut merupakan Sabda Allah yang perlu dipelihara melalui kebiasaan mendengar, membaca, dan merenungkan Kitab Suci.
Menurutnya, sekolah menjadi lahan subur bagi tumbuhnya benih-benih kebaikan melalui relasi dengan Tuhan, sesama, para pendidik, dan lingkungan sekitar. Karena itu, setiap warga sekolah diajak membangun budaya belajar yang berpijak pada nilai iman dan kepedulian.
Pater Eman kemudian menguraikan tiga nilai utama yang perlu menjadi pegangan selama Tahun Ajaran 2026/2027, yakni kejujuran, keberanian menjunjung moral, dan menempatkan Tuhan sebagai prioritas hidup. Ia menilai kejujuran menjadi fondasi penting untuk mencegah berbagai penyimpangan, termasuk praktik korupsi yang berawal dari sikap tidak jujur.
Selain itu, ia mengajak seluruh peserta didik memiliki keberanian membela mereka yang lemah dan terpinggirkan. Menurutnya, sekolah merupakan tempat pembentukan iman dan karakter sehingga setiap siswa dipanggil menjadi pribadi yang peduli terhadap sesama.
Pada bagian akhir khotbahnya, Pater Eman mengingatkan pentingnya menjadikan Tuhan sebagai pusat dalam setiap relasi dan pilihan hidup. Ia juga mengajak seluruh warga sekolah merefleksikan kembali apa yang menjadi prioritas serta tujuan yang ingin dicapai dalam perjalanan pendidikan mereka.
Sementara itu, orang tua murid baru yang juga alumni SMAK Syuradikara Angkatan 43, Vincent Wanggo, mengaku yakin mempercayakan pendidikan putranya kepada almamater tersebut. Ia mengatakan keputusan bersekolah di SMAK Syuradikara merupakan keinginan anaknya sendiri dan berharap putranya mampu beradaptasi serta menjalani proses belajar dengan baik selama tiga tahun mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....