Tahun Ajaran Baru, Guru Flotim Diminta Perkuat Gernas RANA dan Tertib Data Digital

  • 15 Jul 2026 19:09 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flores Timur – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur mengajak para guru memanfaatkan awal Tahun Ajaran 2026/2027 untuk memperkuat pembentukan karakter peserta didik dan meningkatkan tertib administrasi digital. Imbauan itu disampaikan Kepala Kantor Kemenag Flores Timur, Yosef Aloysius Babaputra, Rabu 15 Juli 2026.

Yosef mengatakan guru tidak hanya bertanggung jawab pada pencapaian akademik siswa. Menurutnya, guru juga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak.

Ajakan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman (Gernas RANA) yang tengah dijalankan Kementerian Agama RI. Yosef menilai keterlibatan guru sangat menentukan keberhasilan gerakan perlindungan anak di lingkungan pendidikan.

"Guru agama memiliki tanggung jawab yang lebih besar dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai moral, serta menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Selain menyoroti pembentukan karakter, Yosef juga meminta para guru mendukung transformasi digital yang sedang dikembangkan di lingkungan Kementerian Agama. Dukungan itu diwujudkan melalui pengelolaan data administrasi yang lebih tertib dan terintegrasi.

Ia menegaskan seluruh data yang berkaitan dengan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) harus diisi secara lengkap, akurat, dan diperbarui secara berkala dalam sistem digital. Menurutnya, validitas data akan mempermudah proses verifikasi dan mempercepat penyaluran hak guru.

"Tertib administrasi merupakan bagian dari profesionalisme guru. Data yang valid akan sangat mendukung kelancaran proses verifikasi di tingkat pusat, sehingga penyaluran tunjangan profesi ke depan bisa berjalan lebih cepat, transparan, dan tepat sasaran," kata Yosef.

Kemenag Flores Timur berharap para guru dapat mengintegrasikan penguatan karakter siswa dengan disiplin administrasi digital sejak awal tahun ajaran. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung kualitas pendidikan sekaligus meningkatkan tata kelola layanan pendidikan yang lebih akuntabel.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....