Tiga Minggu Libur, Distribusi MBG Kembali Berjalan
- 14 Jul 2026 07:56 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, TARAKAN - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tarakan kembali didistribusikan ke sekolah-sekolah, Senin (13/7/2026). Pendistribusian dimulai setelah libur sekolah selama 3 minggu.
Di SMP Negeri 14 Tarakan, paket MBG sudah mulai diantar sejak pagi dan dibagikan saat jam istirahat pukul 10.00 WITA.
Kepala SMP Negeri 14 Tarakan, Adi Sofyan mengatakan, pendistribusian sudah mencakup seluruh siswa termasuk peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027.
“Iya, kembali lagi diantar. Sejak kemarin istirahat, diantar mulai hari ini lagi. Biasanya dibagi waktu istirahat jam 10,” ujar Adi Sofyan.
Untuk jumlah penerima, kata dia, disesuaikan dengan jumlah siswa ditambah guru dan tenaga pendidik.
“Jumlahnya sesuai dengan jumlah siswa sama jumlah pegawai, guru, tenaga pendidik. Itu untuk yang mulai saat ini sudah termasuk siswa baru,” jelas Adi.
Ia menyebut, menu MBG kali ini sudah ada penyesuaian berdasarkan masukan dari orang tua dan pihak sekolah. Salah satunya, tidak ada lagi menu makanan kering.
“Sempat terjadi penyesuaian atas saran orang tua, atas saran juga dari sekolah. Semoga bisa semakin baik. Perbedaannya, kemarin kan ada makanan kering ya. Nah ini katanya sudah tidak lagi makanan kering,” katanya.
Untuk lauk, variasi masih tetap ada. Seperti ikan dan ayam. Pihak sekolah juga sudah mendata siswa yang memiliki alergi makanan sesuai permintaan dari SPPG.
“Kalau untuk program MBG, harapan ke depan menu-nya bisa berubah-ubah dan pengantarannya selalu tepat waktu. Ya pengantarannya on time, pagi,” harap Adi.
Hal serupa juga terjadi di SDN 041 Tarakan. Kepala Sekolah Mukhtar memastikan MBG sudah kembali dibagikan dan mencakup semua siswa, termasuk siswa baru.
“Alhamdulillah, sudah. Kemarin sudah koordinasi dengan SPPG. Kita sudah diminta data seperti biasa. Semuanya dapat sama siswa baru, guru juga dapat,” ujar Mukhtar.
Mukhtar mengaku belum melihat secara detail menu hari pertama pasca libur. Namun selama ini ia menilai menu MBG sudah bervariasi dan sesuai standar gizi.
“Bervariasi juga, sesuai standar. Di SDN 041 ini MBG sudah dijalankan. Walaupun banyak yang pro-kontra. Kita kalau ada, Akulhamdulillah. Kalau tidak ada juga tidak masalah,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, sebelum libur sekolah, distribusi MBG sempat berhenti selama 3 minggu. Menurut informasi dari SPPG, penghentian itu karena adanya perbaikan instalasi pengolahan limbah.
“Pernah juga berhenti selama tiga minggu. Alasannya SPPG perbaikan instalasi air. Habis itu ada berjalan sebentar. Kemudian masuk waktu libur. Libur tidak pernah dikasih. Alhamdulillah hari ini sudah ada,” pungkasnya.
Dengan dimulainya kembali distribusi MBG, diharapkan kebutuhan gizi siswa di Tarakan selama kegiatan belajar dapat terus terpenuhi. (Rajab)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....