Pemkab Bulungan Tetapkan 10 Proyek Strategis 2026, Pembangunan Jalan Tetap Jadi PR

  • 14 Jul 2026 07:58 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tanjung Selor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menetapkan 10 Proyek Strategis Daerah (PSD) Tahun Anggaran 2026 sebagai prioritas pembangunan.

Infrastruktur jalan masih menjadi fokus utama untuk memperkuat konektivitas wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Bulungan Nomor 100.3.3.2/313 Tahun 2026 tentang Perubahan Lampiran Keputusan Bupati Nomor 100.3.3.2/200 Tahun 2026 mengenai Penetapan Proyek Strategis Daerah Kabupaten Bulungan Tahun Anggaran 2026.

Bupati Bulungan, Syarwani, mengatakan daftar proyek strategis disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan daerah agar pelaksanaannya lebih efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Proyek strategis daerah merupakan program prioritas yang harus mendapat perhatian bersama. Seluruh pelaksanaannya diarahkan untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," kata Syarwani, Senin (13/7/2026).

Tiga proyek peningkatan jalan menjadi prioritas utama, yakni peningkatan Jalan Simpang Poros Salimbatu–Sei Urang di Kecamatan Tanjung Palas senilai Rp8,32 miliar.

Selain peningkatan Jalan Gunung Seriang–Peso (STA Gunung Ilanun) di Kecamatan Tanjung Palas Barat sebesar Rp6,95 miliar, serta peningkatan Jalan Simpang Padaelo–Sabanar Baru di Kecamatan Tanjung Selor dengan anggaran Rp4,41 miliar.

"Infrastruktur jalan tetap menjadi salah satu prioritas karena berperan penting membuka akses masyarakat, memperlancar distribusi barang, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan maupun perkotaan," ujarnya.

Selain pembangunan jalan, Pemkab Bulungan juga mengalokasikan Rp5,19 miliar untuk penanganan saluran pembuang di kawasan Jalan Buah-Buahan Tanjung Selor guna mengurangi genangan air.

Di sektor lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup mendapat anggaran Rp2,5 miliar untuk pengadaan peralatan pengolahan sampah di Pusat Daur Ulang (PDU) Tanjung Selor.

"Kami ingin pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga memperhatikan kualitas lingkungan sehingga masyarakat memperoleh manfaat yang berkelanjutan," pungkasnya. (rln)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....