Tips Dampingi Anak di Hari Pertama Sekolah

  • 13 Jul 2026 16:21 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Hari pertama masuk sekolah menjadi momen penting bagi anak, terutama peserta didik baru. Kepala SMP Insan Amanah Kota Malang Suhardini Nurhayati, mengingatkan orang tua agar tidak memberikan tekanan berlebihan kepada anak saat memasuki lingkungan sekolah yang baru.

Dalam program Halo RRI, Senin 13 Juli 2026, Suhardini menjelaskan bahwa anak kelas satu SD membutuhkan proses adaptasi yang berbeda-beda. Sebagian dapat langsung menyesuaikan diri, namun tidak sedikit yang membutuhkan pendampingan lebih lama.

"Anak kelas satu sangat rentan mengalami kecemasan. Ada yang mudah beradaptasi, tetapi ada juga yang menangis selama beberapa hari, bahkan sampai satu bulan karena belum terbiasa dengan lingkungan sekolah yang baru," ujarnya.

Perempuan yang sebelumnya menjabat Kepala SD Insan Amanah tersebut menyarankan agar orang tua mulai membangun komunikasi positif sejak malam sebelum anak bersekolah. Fokus pembicaraan sebaiknya diarahkan pada hal-hal yang menyenangkan, bukan pada beban belajar atau banyaknya mata pelajaran.

"Bangun komitmen dengan anak bahwa besok mereka akan bersenang-senang dan bertemu teman baru. Jangan membebani mereka dengan cerita tentang buku pelajaran atau tugas sekolah karena itu justru membuat anak cemas," jelasnya.

Selain itu, orang tua juga diminta memberi ruang kepada anak untuk menyampaikan pendapatnya sendiri mengenai hari pertama sekolah. Menurutnya, pendekatan tersebut mampu meningkatkan rasa percaya diri anak ketika memasuki lingkungan baru.

"Biarkan anak yang lebih banyak berbicara. Orang tua cukup memancing dengan pertanyaan sederhana. Ketika anak merasa dihargai dan dipercaya, mereka akan lebih percaya diri saat berada di sekolah," katanya.

Suhardini menambahkan, sekolah juga memberikan pendampingan khusus bagi siswa yang mengalami kesulitan beradaptasi, termasuk memperbolehkan orang tua mendampingi anak selama masa transisi apabila memang dibutuhkan.

"Idealnya orang tua dan sekolah dapat terus bekerja sama menciptakan suasana belajar yang nyaman sehingga anak merasa aman, bahagia, dan siap mengikuti proses pembelajaran sejak hari pertama masuk sekolah," ucapnya tegas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....