Pendaftar Menurun, Dua SMP Negeri Blitar Kekurangan Siswa Baru Tahun Ini
- 16 Jul 2026 07:23 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Blitar - Dua sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Kota Blitar belum mampu memenuhi kuota penerimaan peserta didik baru pada tahun ajaran 2026/2027. Penurunan jumlah pendaftar terjadi di SMP Negeri 5 dan SMP Negeri 7.
Di SMPN 7 Kota Blitar, dari total kuota atau pagu sebanyak 256 siswa, hanya 212 siswa yang melakukan daftar ulang. Artinya, masih terdapat kekurangan 44 siswa dari target yang telah ditetapkan.
Kepala SMPN 7 Kota Blitar, Saiful Salim, mengakui jumlah peserta didik baru tahun ini mengalami penurunan dibanding kebutuhan sekolah.
"Dari kebutuhan 256 siswa, yang terisi hanya 212 siswa. Memang ada penurunan pendaftar pada tahun ajaran ini," ujarnya, Kamis (16/7/2026).
Berkurangnya jumlah siswa baru diperkirakan berdampak pada jumlah rombongan belajar (rombel) kelas VII. Jika sebelumnya terdapat delapan rombel dengan kapasitas masing-masing 32 siswa, tahun ini sekolah kemungkinan hanya akan membuka tujuh rombel.
Menurut Saiful, penurunan pendaftar dipengaruhi berkurangnya lulusan SD di wilayah sekitar sekolah. Selain itu, posisi SMPN 7 yang berada di tengah kawasan dengan sejumlah SMP negeri lain juga membuat pilihan calon siswa semakin terbagi, terutama pada jalur domisili.
"Di sekitar SMPN 7 ada beberapa SMP negeri, sehingga pada jalur domisili kami cukup terbatas. Itu menjadi salah satu faktor yang memengaruhi jumlah pendaftar," katanya.
Meski belum memenuhi kuota, kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tetap berlangsung seperti biasa. Pada hari pertama, para siswa baru mengikuti pengenalan lingkungan sekolah yang difokuskan pada pembentukan karakter.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Dindin Alinurdin, mengatakan pihaknya telah membentuk tim untuk memantau pelaksanaan MPLS di seluruh sekolah. Kegiatan tersebut berlangsung selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026.
Dindin menyebut secara umum penerimaan siswa baru jenjang SMP telah berjalan baik. Namun, masih ada dua sekolah yang kuotanya belum terpenuhi, yakni SMPN 5 dan SMPN 7. Meski demikian, seluruh rangkaian MPLS tetap dilaksanakan sesuai jadwal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....