DLH Kota Malang Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah demi Indonesia ASRI

  • 13 Jul 2026 15:30 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang mengajak masyarakat menjadikan kebiasaan memilah sampah dari rumah sebagai langkah nyata menyukseskan Gerakan Nasional Aksi Indonesia ASRI. Upaya tersebut dinilai menjadi kunci dalam mengurangi timbulan sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang, mengatakan Gerakan Indonesia ASRI tidak dapat berjalan hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

"Gerakan Indonesia ASRI bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan gerakan bersama yang membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Keberhasilannya ditentukan oleh perubahan perilaku yang dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga," ujar Gamaliel dalam program Malang Menyapa, Senin 13 Juli 2026.

Ia menjelaskan, bentuk partisipasi paling sederhana yang dapat dilakukan masyarakat adalah memilah sampah menjadi organik, anorganik, dan residu sejak dari rumah. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomi dapat disalurkan ke bank sampah atau didaur ulang.

Menurut Gamaliel, langkah sederhana tersebut mampu menekan volume sampah yang masuk ke TPA sekaligus mendukung penerapan ekonomi sirkular.

Data DLH Kota Malang mencatat produksi sampah pada 2026 mencapai sekitar 860 ton per hari. Dari jumlah tersebut, sekitar 500 ton masih masuk ke TPA, sementara lebih dari 300 ton telah berhasil dikelola dari hulu melalui TPS3R, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), rumah kompos, pusat daur ulang, serta sekitar 370 bank sampah aktif dan satu bank sampah induk.

"Kami berharap ke depan sampah rumah tangga sudah terpilah sejak keluar dari rumah. Saat ini kami juga sedang memproses surat edaran Wali Kota agar pemilahan sampah dari sumber dapat diterapkan secara lebih luas," katanya.

Selain pemilahan sampah, DLH juga mengajak masyarakat aktif mengikuti kegiatan gotong royong, kerja bakti, aksi bersih sungai, hingga penanaman pohon sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan.

"Mari mulai dari diri sendiri, mulai dari rumah, dan mulai hari ini membiasakan memilah sampah organik dan anorganik sebelum diangkut ke TPS. Gerakan Indonesia ASRI akan berhasil apabila menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....