Bupati Sikka Lepas Mahasiswa UNIPA Jalankan KKN Pengabdian Masyarakat
- 13 Jul 2026 16:11 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, secara resmi melepas ratusan mahasiswa Universitas Nusa Nipa (UNIPA) Maumere untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di berbagai wilayah Kabupaten Sikka serta sejumlah daerah mitra. Pelepasan tersebut menjadi penanda dimulainya program pengabdian mahasiswa yang menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa KKN tidak boleh dipandang sekadar sebagai pemenuhan kewajiban akademik. Menurutnya, kehadiran mahasiswa harus mampu menghadirkan solusi, memberi manfaat nyata, serta meninggalkan dampak positif bagi masyarakat di lokasi penugasan.
Ia menyampaikan apresiasi kepada UNIPA yang dinilai konsisten menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Bupati juga menilai perkembangan kualitas sumber daya manusia di kampus tersebut semakin terlihat dengan bertambahnya dosen berkualifikasi doktor.
"Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada UNIPA. Kampus ini selalu saya sebut sebagai lembaga luar biasa yang terus maju, baik dari kualitas tenaga pengajar maupun peningkatan kualifikasi dosen yang kini semakin banyak berpendidikan doktor," ujarnya.
Bupati berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga nama baik kampus dan diri sendiri selama berada di tengah masyarakat. Ia meminta peserta KKN bersikap santun, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menjadi teladan dalam kehidupan sosial di desa.
Selain itu, mahasiswa diminta menghindari segala bentuk perilaku yang dapat merusak citra kampus maupun menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Kehadiran mereka diharapkan menjadi sahabat sekaligus mitra kerja pemerintah desa dalam mendukung pembangunan.
Juventus juga mengarahkan mahasiswa untuk membangun koordinasi dengan camat, kepala desa, perangkat desa, serta tokoh masyarakat. Ia menekankan pentingnya turun langsung ke lapangan setiap hari agar program kerja yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.
Program KKN, lanjutnya, harus menyasar kelompok yang membutuhkan, terutama keluarga kurang mampu serta anak-anak yang memerlukan dukungan pendidikan. Mahasiswa juga diharapkan berkontribusi dalam upaya penanganan persoalan daerah seperti stunting dan kemiskinan ekstrem melalui pendekatan kolaboratif.
Bupati turut mengingatkan peserta KKN agar memanfaatkan media sosial secara bijaksana dengan menyebarkan pesan-pesan positif. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menghadirkan optimisme dan menghindari penyebaran konten yang tidak mendidik maupun berpotensi memicu persoalan di masyarakat.
Sementara itu, pihak UNIPA Maumere menegaskan bahwa keberhasilan KKN tidak diukur dari banyaknya peserta, melainkan dari kualitas interaksi dan manfaat yang ditinggalkan di lokasi pengabdian. Pemerintah Kabupaten Sikka berharap seluruh rangkaian KKN berlangsung aman, lancar, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan desa berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....