Tujuh Koperasi Sanggau Raih Predikat Sehat Hasil Penilaian Tahunan

  • 13 Jul 2026 15:16 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID,Entikong - Sebanyak tujuh koperasi di Kabupaten Sanggau meraih predikat sehat berdasarkan hasil penilaian kesehatan koperasi yang dilakukan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperindagkop dan UM) Kabupaten Sanggau. Dari 24 koperasi yang menjadi sampel penilaian, 16 koperasi berpredikat cukup sehat, sedangkan satu koperasi masuk dalam kategori pengawasan sebagai dasar pelaksanaan pembinaan lebih lanjut.

"Hasil penilaian ini menjadi dasar kami untuk menyusun pola pembinaan sesuai dengan kondisi masing-masing koperasi sehingga upaya peningkatan kualitas dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran," ungkap Shopiar Juliansyah, Kepala Disperindagkop dan UM Kabupaten Sanggau, dalam Dialog Sanggau Menyapa RRI Sanggau, Senin 13 Juli 2026.

Menurutnya, hasil evaluasi tersebut memberikan gambaran nyata mengenai kondisi tata kelola dan kinerja koperasi di Kabupaten Sanggau. Penilaian dilakukan secara berkala melalui indikator kelembagaan, manajemen, keuangan, kepatuhan, dan pelayanan sebagai dasar penyusunan program pembinaan yang lebih efektif.

"Penilaian kesehatan koperasi tidak hanya melihat kondisi keuangan, tetapi juga memperhatikan kepatuhan terhadap regulasi, kualitas manajemen, partisipasi anggota, serta kemampuan koperasi menjalankan usahanya secara berkelanjutan," ujarnya.

Shopiar menilai, seluruh indikator penilaian saling mendukung dalam mewujudkan koperasi yang sehat, profesional, dan berdaya saing. Berdasarkan hasil evaluasi, Disperindagkop dan UM Kabupaten Sanggau akan memperkuat monitoring, pembinaan, dan pendampingan bagi koperasi yang masih memerlukan perbaikan tata kelola.

"Koperasi yang sudah sehat kami dorong agar mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanannya. Sementara koperasi yang masih cukup sehat maupun yang berada dalam pengawasan akan mendapatkan pendampingan agar mampu memenuhi seluruh indikator penilaian kesehatan koperasi," ungkapnya.

Shopiar berharap hasil penilaian kesehatan koperasi tidak hanya menjadi ukuran kinerja, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh koperasi untuk terus berbenah. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, pemerintah daerah optimistis jumlah koperasi yang berpredikat sehat akan terus meningkat sehingga mampu memperkuat perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....