Budayawan Sulut: Eksistensi Kelompok Adat Buktikan Kekayaan Spiritual Bangsa
- 13 Jul 2026 09:28 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Budayawan Iswan Sual membeberkan sebaran berbagai organisasi majelis luhur kepercayaan yang hidup subur di Indonesia. Keberadaan kelompok penghayat tersebut menyebar luas mulai dari wilayah perkotaan hingga pelosok daerah.
"Di daerah-daerah lebih banyak lagi misalnya di Sulawesi Barat ada Mapurondo di Sulawesi Selatan ada Aluk Todolo dan Aluk Tolotang," kata Iswan Sual memberikan gambaran mengenai kuantitas organisasi tersebut dalam dialog rri beberapa waktu lalu.
Eksistensi kelompok-kelompok adat ini membuktikan kekayaan sejarah spiritual yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Sementara itu, wilayah Kalimantan juga menyimpan tradisi luhur melalui banyaknya lembaga penghayat Kaharingan.
"Ah, di Jawa lebih banyak organisasinya ada yang saya tahu ada Kejawen Maneges dan berbagai nama, ada budidaya, ada aliran kebatinan, nah di Sunda khususnya ada namanya Sunda Wiwitan," ucapnya saat menjelaskan.
Persebaran tradisi spiritual ini juga dapat ditemukan dengan mudah pada beberapa wilayah di Pulau Sumatra. Masyarakat setempat mengenal keyakinan lokal tersebut lewat nama Parmalim, Ugamo Malim, dan Golongan Si Raja Batak.
"Jadi sebetulnya ada di seluruh Indonesia ini," sebutnya untuk menegaskan luasnya sebaran aliran kepercayaan tersebut. Fakta keberagaman ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai tradisi leluhur masih terjaga dengan sangat baik.
Pulau Sumba di Nusa Tenggara Timur bahkan menjadi rumah bagi salah satu komunitas terbesar bernama Marapu. Komunitas adat tersebut terus mempraktikkan ritual warisan nenek moyang mereka di tengah gempuran modernisasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....