Penyuluh Agama Didorong Menjadi Penggerak Kerukunan dan Transformasi Umat

  • 09 Jul 2026 13:35 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Mitra - Semangat memperkuat peran strategis penyuluh agama dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis dan masyarakat yang rukun mewarnai Pertemuan Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Provinsi Sulawesi Utara yang digelar di GMIM Jemaat Silo Watuliney, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara, pada Kamis 9 Juli 2026.

Kegiatan yang dihadiri para penyuluh agama dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Utara tersebut menjadi ruang silaturahmi, konsolidasi, sekaligus penguatan komitmen untuk terus menghadirkan pelayanan keagamaan yang dekat dengan masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, H. Ulyas Taha, hadir memberikan sambutan sekaligus arahan. Kehadirannya disambut hangat oleh seluruh peserta sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap eksistensi penyuluh agama sebagai ujung tombak pelayanan Kementerian Agama di tengah masyarakat.

Turut hadir mewakili Bupati Kabupaten Minahasa Tenggara, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhamad Irwan Abjulu, S.E, Kepala Bidang Urusan Kristen Kanwil Kemenag Sulut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Tenggara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tomohon, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, jajaran Pokjaluh Provinsi Sulawesi Utara, Pokjaluh kabupaten/kota, para Kasi Bimas Kristen kabupaten/kota, serta ASN Kementerian Agama Kabupaten Minahasa Tenggara.

Dalam sambutannya, Kakanwil menegaskan bahwa penyuluh agama memiliki peran yang sangat strategis sebagai agen perubahan, pendidik, pembimbing, sekaligus perekat kerukunan umat beragama. Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, penyuluh dituntut untuk hadir memberikan pencerahan, membangun optimisme, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.

"Menjadi penyuluh agama bukan sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi menghadirkan nilai-nilai keagamaan yang menyejukkan, memperkuat moderasi beragama, serta membangun harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk," pesannya.

Ia juga mengajak seluruh penyuluh untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai media pelayanan yang efektif sehingga pesan-pesan keagamaan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Sementara itu, mewakili Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhamad Irwan Abjulu, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, penyuluh agama merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial, membangun karakter masyarakat, dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang mempererat silaturahmi antarpenyuluh agama se-Sulawesi Utara, pertemuan ini juga menjadi wadah bertukar pengalaman, berbagi praktik baik pelayanan, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembinaan umat.

Melalui pertemuan ini diharapkan sinergi antara Kementerian Agama, pemerintah daerah, serta seluruh penyuluh agama semakin kuat, sehingga pelayanan keagamaan yang humanis, inklusif, dan berdampak nyata dapat terus dirasakan oleh masyarakat Sulawesi Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....