BPBD Salurkan Air Bersih untuk Warga Kalisat dan Pakusari

  • 12 Jul 2026 21:11 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Musim kemarau mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Jember.

Sedikitnya 450 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Kalisat dan Pakusari mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat menurunnya debit sumber air.

Sebagai langkah penanganan darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PRKPLH) menyalurkan bantuan air bersih pada Jumat (11/7/2026).

Distribusi dilakukan di tiga titik, yakni Dusun Kidul dan Dusun Karangpring, Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, serta Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari.

Berdasarkan hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember, sekitar 325 KK terdampak berada di Kecamatan Kalisat, sedangkan 125 KK lainnya berada di Kecamatan Pakusari.

Sejak pagi, warga tampak mengantre membawa jeriken, ember, hingga drum plastik untuk mengambil air bersih yang didistribusikan petugas.

Bantuan tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, hingga keperluan rumah tangga lainnya.

Perangkat Desa Sumberjeruk, Kikip, mengatakan bantuan air bersih sangat membantu masyarakat karena sebagian besar sumber air warga mengalami penurunan debit selama musim kemarau.

“Kondisi kemarau yang cukup panjang membuat banyak warga kesulitan mendapatkan air bersih. Bantuan ini sangat dibutuhkan dan disambut baik oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Tim Pusdalops BPBD Jember, Firman Arifianto, mengatakan distribusi air bersih dilakukan berdasarkan hasil asesmen lapangan dan permohonan dari pemerintah desa.

Kegiatan tersebut juga mengacu pada status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan, dan Lahan yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Jember.

“BPBD terus melakukan pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan. Berdasarkan kondisi di lapangan, distribusi air bersih masih perlu dilakukan secara berkala agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” kata Firman.

Pada distribusi kali ini, PMI Jember menyalurkan 4.000 liter air bersih ke Desa Sumberpinang, sedangkan Dinas PRKPLH mendistribusikan 5.000 liter ke Desa Sumberjeruk, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai 9.000 liter.

BPBD merekomendasikan distribusi air bersih dilakukan secara berkala setiap dua hari sekali dengan kapasitas minimal 5.000 liter, mengingat musim kemarau diperkirakan masih berlangsung dan berpotensi memperluas wilayah terdampak kekeringan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....