Unika Ruteng dan Pemkab Mabar Jalin PKS Studi Kelayakan Jalan Lintas Utara
- 13 Jul 2026 08:13 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai – Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) penyusunan Studi Kelayakan (Feasibility Study) Pembangunan Jalan Lintas Utara Kabupaten Manggarai Barat Tahun 2026. Penandatanganan berlangsung di Ruang Meeting Rektor Unika Santu Paulus Ruteng, Jumat 10 Juli 2026.
Kerja sama tersebut menjadi langkah awal penyusunan studi kelayakan pembangunan jalan yang menghubungkan Labuan Bajo–Boleng–Bari hingga perbatasan Kabupaten Manggarai. Kajian tersebut akan menjadi dasar perencanaan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan utara Manggarai Barat.
Rektor Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Dr. Agustinus Manfred Habur, mengatakan pembangunan infrastruktur yang berkualitas harus didasarkan pada kajian ilmiah yang objektif, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan bagi kebutuhan pembangunan daerah.
"Kerja sama ini merupakan wujud komitmen bersama agar pembangunan daerah didasarkan pada kajian ilmiah yang objektif dan bertanggung jawab," ujarnya.
Ia menjelaskan, sebagai perguruan tinggi yang mengusung visi menjadi komunitas akademik yang transformatif, kolaboratif, dan berkarakter, Unika Santu Paulus Ruteng berkomitmen menghasilkan kajian yang mampu mendukung pembangunan infrastruktur yang aman, efektif, berkelanjutan, serta membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Manggarai Barat, Yohanes Hani, mengatakan studi kelayakan merupakan tahapan penting dalam setiap pembangunan infrastruktur berskala besar karena menjadi dasar penyusunan perencanaan yang komprehensif.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat mempercayakan penyusunan studi kelayakan kepada Unika Santu Paulus Ruteng karena didukung sumber daya akademik yang kompeten, tenaga ahli yang profesional, serta memiliki kedekatan dengan karakteristik sosial dan budaya masyarakat setempat.
"Kami percaya Unika memiliki tenaga ahli dan jejaring akademik yang mampu menghasilkan kajian berkualitas sebagai dasar pembangunan infrastruktur," katanya.
Dekan Fakultas Teknik Unika Santu Paulus Ruteng, Dr. Yuliana Wahyu, M.Pd., menjelaskan penyusunan studi kelayakan akan melibatkan tenaga ahli dari Program Studi Teknik Sipil. Kegiatan tersebut menjadi implementasi keahlian akademik dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus membuka ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, hasil studi kelayakan diharapkan menjadi dokumen yang akurat, komprehensif, dan siap digunakan sebagai dasar pembangunan Jalan Lintas Utara Kabupaten Manggarai Barat.
Penandatanganan kerja sama tersebut turut dihadiri pimpinan Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, jajaran Fakultas Teknik, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat. Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak menegaskan komitmen untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berbasis kajian ilmiah dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....