Investasi Wisata Lereng Ciremai Masuki Tahap AMDAL di tengah Revisi RTRW Kuningan
- 12 Jul 2026 19:33 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Kuningan - Rencana pembangunan kawasan wisata Arunika Edu Park di lereng Gunung Ciremai memasuki tahapan penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Proses tersebut berlangsung di tengah revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Kuningan yang mengubah peruntukan sebagian kawasan menjadi zona pariwisata.
Tahapan penyusunan AMDAL diawali dengan kegiatan sosialisasi dan konsultasi publik yang digelar di Balai Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kamis, 9 Juli 2026. Agenda tersebut merupakan bagian dari persyaratan wajib yang harus dipenuhi sebelum proyek dapat melanjutkan proses perizinan lingkungan.
Perwakilan pengembang PT Kuningan Bumi Hijau, Maryoto, mengatakan kawasan Arunika Edu Park direncanakan berdiri di atas lahan sekitar 40 hektare. Kawasan tersebut nantinya akan meliputi wilayah Desa Cisantana di Kecamatan Cigugur, serta Desa Ragawacana dan Desa Pajambon di Kecamatan Kramatmulya.
"Proses konsultasi publik dilakukan untuk menghimpun masukan masyarakat sebagai bagian dari penyusunan dokumen AMDAL," kata Maryoto.
Baca juga: RTRW Baru Kuningan Buka Ruang Wisata di Lereng Ciremai
Rencana pembangunan kawasan wisata tersebut menjadi perhatian karena berlangsung bersamaan dengan pembahasan revisi RTRW Kabupaten Kuningan. Dalam rancangan aturan itu, sejumlah kawasan di lereng Gunung Ciremai diarahkan sebagai kawasan pariwisata dengan tetap mensyaratkan pemenuhan ketentuan lingkungan hidup.
Maryoto menyebut konsep Arunika Edu Park menggabungkan kawasan agrowisata dengan arboretum konservasi. Namun, kelayakan lingkungan proyek tersebut masih akan ditentukan melalui hasil kajian AMDAL yang menjadi dasar dalam proses perizinan.
Dokumen AMDAL merupakan instrumen yang digunakan pemerintah untuk menilai potensi dampak penting suatu kegiatan terhadap lingkungan. Melalui dokumen ini, pemerintah dapat menentukan langkah pengelolaan dan pemantauan yang wajib dilakukan sebelum proyek dijalankan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....