DLH Ende Perkuat Program Gerbang Emas Kelola Sampah Berkelanjutan
- 12 Jul 2026 16:18 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ende memperkuat Program Gerbang Emas sebagai strategi utama dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ende, Kanisius Se mengatakan program tersebut berfokus pada pemilahan sampah, ekonomi sirkular, serta peningkatan peran masyarakat.
"Gerbang Emas bertujuan mengoptimalkan pemilahan sampah sehingga memiliki nilai ekonomi dan mengurangi sampah yang masuk ke tempat pengolahan," katanya dalam program Green Radio RRI Ende, Sabtu, 11 Juli 2026.
Program Gerbang Emas atau Gerakan Membangun Mandiri Atasi Sampah dirancang sebagai arah baru pengelolaan sampah di Kabupaten Ende. Melalui program tersebut, pemerintah akan memperkuat pengelolaan sampah mulai dari tingkat rumah tangga hingga kelurahan.
Salah satu langkah yang disiapkan ialah pembentukan bank sampah dan pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R). Fasilitas tersebut diharapkan mampu menampung sampah hasil pemilahan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Dinas Lingkungan Hidup juga akan meningkatkan pengolahan sampah organik menjadi kompos maupun eco enzyme. Sementara itu, sampah anorganik seperti plastik akan diarahkan menjadi produk bernilai tambah, termasuk paving block yang telah diterapkan di Desa Boloara, Kecamatan Kelimutu.
Selain pengembangan fasilitas, pemerintah juga akan melanjutkan pelayanan kebersihan kota melalui sistem pengangkutan sampah dua shift. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi penumpukan sampah di kawasan perkotaan sekaligus menjaga kebersihan ruang publik, ujar Kanisius.
Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, pemerintah telah memiliki regulasi mengenai retribusi pelayanan persampahan. Retribusi dinilai penting sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam mendukung operasional layanan kebersihan yang diberikan pemerintah.
Kanisius berharap masyarakat ikut berperan aktif dengan memilah sampah sejak dari rumah dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah hanya dapat dicapai melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....