Tarian Dua Bolo Jadi Ungkapan Syukur atas Hasil Panen Masyarakat Lamaholot

  • 12 Jul 2026 16:12 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Lembata – Tarian Dua Bolo tidak hanya menjadi pertunjukan seni tradisional, tetapi juga menyimpan makna mendalam bagi masyarakat Lamaholot di Kabupaten Lembata. Tarian tersebut merupakan simbol rasa syukur atas hasil panen sekaligus penghormatan terhadap alam yang menjadi sumber kehidupan masyarakat.

Ketua Kelompok Sadar Wisata Desa Lusilame, Antonius, mengatakan secara harfiah kata dua berarti hutan atau rimba, sedangkan bolo berarti pujian. Dengan demikian, Dua Bolo dimaknai sebagai pujian kepada hutan atau rimba yang telah diolah menjadi kebun dan memberikan kesejahteraan bagi para petani.

"Tarian Dua Bolo artinya pujian kepada hutan atau rimba yang menjadi sumber kemakmuran masyarakat. Tarian ini dibawakan sebagai ungkapan syukur setelah panen dan menjadi penutup seluruh rangkaian ritual adat mulai dari membuka kebun hingga selesai merontokkan padi," kata Ketua Kelompok Sadar Wisata Desa Lusilame, Antonius, Kamis 2 Juli 2026.

Menurut Antonius, tarian tersebut menjadi bagian dari tradisi masyarakat adat yang dilaksanakan setiap selesai panen. Ritual itu juga menjadi bentuk penghormatan kepada alam yang telah memberikan hasil bagi kehidupan masyarakat.

Ia menjelaskan Tarian Dua Bolo tidak terlepas dari kisah Peni dan Laba yang diwariskan secara turun-temurun dalam budaya Lamaholot. Cerita itu mengisahkan pengorbanan Peni yang kemudian menjadi asal mula tumbuhnya padi dan jagung sebagai sumber pangan masyarakat.

Dalam setiap pertunjukan, nama Peni dan Laba selalu disebut sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai pengorbanan dan rasa syukur. Tradisi tersebut menjadi pengingat bahwa hasil panen diperoleh melalui kerja keras, kebersamaan, serta penghormatan terhadap alam dan leluhur.

Tarian Dua Bolo hingga kini masih terus dilestarikan oleh masyarakat Desa Lusilame sebagai bagian dari identitas budaya Lamaholot. Selain menjadi warisan leluhur, tarian tersebut juga mulai diperkenalkan kepada wisatawan sebagai salah satu daya tarik budaya di Kabupaten Lembata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....