PPKB UI Buka Peluang Pelajar Daerah
- 07 Jul 2026 19:25 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Kesempatan belajar di perguruan tinggi terbaik Indonesia semakin terbuka bagi pelajar dari daerah 3T. Keberhasilan siswi asal Bajawa lolos ke Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia melalui jalur Prestasi dan Pemerataan Kesempatan Belajar (PPKB) menjadi bukti bahwa keterbatasan wilayah tidak menghalangi akses menuju pendidikan berkualitas.
Josephin Tiara S. Djaga, lulusan SMA Katolik Syuradikara Ende, menjadi peserta pertama dari Kabupaten Ende yang diterima melalui jalur PPKB UI. Jalur tersebut merupakan program yang memberi kesempatan bagi siswa berprestasi dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Indonesia berdasarkan nilai akademik dan rekam jejak prestasi.
Dalam obrolan Generasi Prestasi, Jumat, 3 Juli 2026, Tiara mengaku sempat tidak percaya ketika namanya dinyatakan lolos. Ia mengatakan pengumuman sempat sulit diakses karena tingginya jumlah peserta yang membuka laman secara bersamaan. "Saya benar-benar kaget dan sempat tidak bisa berkata-kata. Hal pertama yang saya lakukan adalah memberi tahu orang tua dan guru-guru yang selama ini mendukung saya," ujarnya.
Tiara menjelaskan keberhasilannya tidak diperoleh secara instan. Sebelum diterima di UI, ia terlebih dahulu gagal pada jalur SNBP dan UTBK. Pengalaman tersebut justru menjadi pelajaran bahwa kegagalan bukan akhir dari perjuangan, melainkan bagian dari proses menuju kesempatan yang lebih tepat.
Ia menuturkan selama di bangku SMA lebih memfokuskan diri menjaga konsistensi nilai rapor sejak semester pertama hingga semester lima. Meski aktif sebagai Ketua OSIS, anggota Pramuka, dan paduan suara, Tiara tetap membagi waktu antara organisasi dan akademik agar keduanya berjalan seimbang.
Menurut Tiara, program pemerataan akses pendidikan seperti PPKB menjadi peluang penting bagi pelajar di daerah yang memiliki kemampuan akademik, tetapi terbatas memperoleh akses informasi maupun kesempatan. Ia berharap semakin banyak siswa dari Nusa Tenggara Timur berani mencoba berbagai jalur seleksi di perguruan tinggi negeri.
Keberhasilan tersebut menjadi pesan bahwa kualitas pelajar daerah mampu bersaing di tingkat nasional apabila didukung lingkungan sekolah, keluarga, dan kemauan belajar yang konsisten. Kisah Tiara sekaligus memperlihatkan pentingnya pemerataan kesempatan pendidikan sebagai upaya melahirkan sumber daya manusia unggul dari seluruh pelosok Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....