Surplus Beras Banyuwangi Capai 174 Ribu Ton Semester I 2026
- 02 Jul 2026 15:53 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Banyuwangi – Kabupaten Banyuwangi kembali mencatat surplus produksi beras pada semester pertama 2026. Berdasarkan data Dinas Pertanian Banyuwangi, produksi beras selama Januari hingga Juni 2026 mencapai 255.257 ton, sedangkan kebutuhan konsumsi masyarakat sebesar 81.252 ton. Selisih keduanya menghasilkan surplus sekitar 174 ribu ton beras.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan surplus produksi tersebut menunjukkan sektor pertanian, khususnya tanaman pangan, tetap mampu menjaga produktivitas di tengah berbagai tantangan.
"Produksi beras Banyuwangi dari tahun ke tahun selalu surplus. Begitu juga pada semester awal tahun 2026 ini," ujar Ipuk, Kamis 2 Juli 2026.
Surplus beras tersebut sebagian didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia melalui Perum Bulog untuk mendukung cadangan pangan nasional. Pada 2025 lalu, Banyuwangi juga mencatat produksi beras sebesar 546.923 ton dengan surplus mencapai 383.258 ton setelah kebutuhan konsumsi masyarakat terpenuhi.
Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi Danang Hartanto menjelaskan capaian tersebut didukung berbagai upaya peningkatan produktivitas. Salah satunya melalui optimalisasi luas tanam yang pada 2025 mencapai 121.319 hektare, lebih tinggi dibanding luas baku sawah sebesar 62.940 hektare.
Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan indeks pertanaman sehingga lahan sawah dapat ditanami hingga tiga sampai empat kali dalam setahun. Modernisasi pertanian melalui penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) juga terus diperluas untuk mempercepat proses tanam dan panen serta menekan risiko kehilangan hasil produksi.
"Dengan mekanisasi, proses tanam hingga panen menjadi lebih cepat sehingga risiko gagal panen maupun kerugian pascapanen dapat ditekan," kata Danang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....