PLN Pastikan Pemadaman Bergilir di Bontang Berlanjut hingga Juli
- 30 Jun 2026 19:56 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Bontang - Masyarakat Kota Bontang masih harus bersiap menghadapi pemadaman listrik bergilir dalam beberapa waktu ke depan. PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bontang memastikan pengaturan pasokan listrik masih diberlakukan hingga Juli 2026 sebagai dampak gangguan pada sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan.
Berdasarkan jadwal yang disusun PLN, pemadaman dilakukan setiap hari dengan tiga sesi berbeda. Masing-masing sesi berlangsung sekitar tiga jam dan menyasar wilayah yang bergantian agar dampaknya dapat dibagi secara merata.
Pelaksana Harian Manajer Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Bontang, Annisa Nabiha, mengatakan kebijakan tersebut belum dapat dihentikan karena pasokan daya dari sistem masih belum sepenuhnya pulih.
"Masih akan ada gangguan dan dilakukan pemadaman bergilir sampai Juli nanti," katanya. Selasa 30 Juni 2026.
Menurut Annisa, gangguan berasal dari salah satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) yang terhubung dalam sistem interkoneksi Kalimantan. Kondisi itu mengharuskan PLN melakukan pengaturan beban agar sistem kelistrikan tetap stabil dan tidak memicu pemadaman yang lebih luas.
Meski demikian, ia belum dapat menjelaskan secara rinci penyebab gangguan pada pembangkit tersebut karena informasi teknis berada di bawah kewenangan manajemen pusat.
"Kami hanya menjadwalkan pemadaman. Untuk penyebab utamanya nanti akan diinformasikan lebih lanjut," ujarnya.
PLN, lanjut Annisa, terus berkoordinasi dengan unit pembangkitan guna mempercepat proses pemulihan sistem. Seluruh sumber daya yang tersedia telah dikerahkan agar pasokan listrik kembali normal secepat mungkin.
Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses penanganan berlangsung.
Untuk memudahkan pelanggan mengetahui wilayah dan waktu pemadaman, PLN meminta masyarakat memantau informasi resmi melalui kanal WhatsApp yang disediakan di masing-masing kecamatan.
PLN berharap masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas yang bergantung pada pasokan listrik selama masa pemulihan sistem berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....