Bupati Ardiansyah Ajak Alumni HIPMA Kutim Ambil Peran Bangun Kutim
- 30 Jun 2026 19:46 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Kutai Timur - Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengajak generasi muda, khususnya para alumni Himpunan Pelajar Mahasiswa Kutai Timur (HIPMA KT), untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi anak muda yang ingin berkontribusi melalui ide, inovasi, maupun keahlian yang dimiliki.
Ajakan tersebut disampaikan usai melantik jajaran Pengurus Ikatan Keluarga Alumni Himpunan Pelajar Mahasiswa Kutai Timur (IKA HIPMA KT) periode 2026–2029 di Ruang Meranti, Sekretariat Daerah Kutai Timur, Selasa 30 Juni 2026. Sebanyak 60 pengurus dikukuhkan untuk menjalankan roda organisasi selama tiga tahun ke depan.
Ardiansyah menilai tantangan pembangunan Kutai Timur ke depan semakin kompleks sehingga membutuhkan keterlibatan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, luas wilayah Kutai Timur serta beragam potensi yang dimiliki tidak dapat dikelola hanya oleh pemerintah. Peran kalangan muda, terutama mereka yang telah menempuh pendidikan tinggi, sangat dibutuhkan untuk menghadirkan berbagai gagasan dan solusi.
"Silakan pemuda memberikan kontribusinya. Kita siapkan mau di bidang apa saja," ujar Ardiansyah.
Ia berharap para alumni HIPMA KT tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam melahirkan inovasi di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga pembangunan masyarakat.
Sementara itu, Ketua IKA HIPMA KT periode 2026–2029, Arief Bolly, mengatakan organisasi yang dipimpinnya akan memulai langkah dengan melakukan pembenahan administrasi dan pendataan anggota secara menyeluruh.
Menurutnya, organisasi perlu memiliki basis data yang akurat mengenai latar belakang pendidikan, profesi, serta kompetensi para alumni. Data tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun program sekaligus menjembatani kebutuhan pemerintah daerah dengan potensi sumber daya manusia yang dimiliki putra-putri Kutai Timur.
"Kita akan membentuk dan memperbaiki database terlebih dahulu. Dari data itulah nanti kita akan mencarikan solusi sesuai kebutuhan daerah maupun potensi yang dimiliki para alumni," katanya.
Arief mengakui masih banyak lulusan perguruan tinggi asal Kutai Timur yang belum kembali untuk berkarya di daerah. Selain terbatasnya kesempatan, kondisi infrastruktur dan masih berkembangnya sejumlah sektor juga menjadi tantangan tersendiri.
Melalui IKA HIPMA KT, pihaknya ingin membangun jejaring yang lebih kuat agar para alumni memiliki ruang untuk berkontribusi dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah sesuai bidang keahlian masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....