Dinkes Sanggau Tingkatkan Kapasitas Pembina Posyandu
- 30 Jun 2026 17:54 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Najori menegaskan, transformasi layanan kesehatan primer menjadi langkah strategis dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, mandiri, dan berkeadilan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dasar yang menjangkau seluruh siklus kehidupan masyarakat.
"Transformasi layanan primer merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat, mudah diakses, dan berorientasi pada pencegahan penyakit. Posyandu menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan pelayanan kesehatan dapat dirasakan masyarakat sejak usia dini hingga lanjut usia," kata Najori pada Selasa, 30 Juni 2026.
Menurutnya, arah pembangunan kesehatan nasional melalui RPJMN 2025–2029 berfokus pada pencapaian target "Kesehatan untuk Semua" melalui penguatan layanan kesehatan primer, pencegahan stunting, serta peningkatan status gizi masyarakat sepanjang siklus hidup. Kebijakan tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Sanggau yang menempatkan pengembangan sumber daya manusia unggul sebagai salah satu prioritas utama daerah.
"Dalam mendukung implementasi transformasi layanan primer hingga ke tingkat masyarakat, Posyandu harus mampu memenuhi kebutuhan pelayanan dasar bagi seluruh kelompok sasaran. Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada ibu dan anak, tetapi harus menjadi pusat pelayanan kesehatan berbasis siklus hidup yang aktif dan berkelanjutan," ujarnya.
Najori menjelaskan, transformasi Posyandu semakin diperkuat dengan terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu. Regulasi tersebut mengubah konsep pembinaan Posyandu menjadi lebih terintegrasi melalui Tim Pembina Posyandu yang melibatkan enam bidang pelayanan dasar, yaitu kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat.
"Untuk mencapai target Posyandu aktif dan Posyandu Integrasi Layanan Primer, diperlukan pembinaan yang dilakukan secara sinergis mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan hingga desa. Peningkatan kapasitas kader, penguatan Tim Pembina Posyandu, serta dukungan lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan pelayanan yang berkualitas bagi masyarakat," tegasnya.
Ia menilai, penguatan Posyandu berbasis siklus hidup menjadi langkah penting dalam mendukung target transformasi layanan primer di Kabupaten Sanggau. Dengan sinergi lintas sektor dan peningkatan kapasitas kader secara berkelanjutan, Posyandu diharapkan mampu memberikan layanan yang lebih optimal bagi seluruh kelompok masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....