Kisah Jorina Waworuntu Memimpin Pengelolaan Lingkungan di Tambang Batu Hijau
- 30 Jun 2026 14:55 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Sumbawa Barat - Bagi Jorina Waworuntu, menjaga lingkungan bukan hanya pekerjaan yang dijalankan sebagai bagian dari profesinya. Lebih dari itu, lingkungan adalah ruang hidup yang harus dirawat bersama demi memastikan kualitas kehidupan tetap terjaga bagi generasi sekarang maupun masa depan.
Perempuan yang telah lebih dari dua dekade berkarya di Site Batu Hijau itu kini mengemban amanah sebagai Head of Environment Department PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN). Selama memimpin pengelolaan lingkungan perusahaan, Jorina meyakini bahwa keberhasilan menjaga lingkungan tidak ditentukan oleh teknologi semata, melainkan oleh komitmen setiap individu.
"Lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Yang membuat sebuah sistem berjalan adalah orang-orang yang memiliki komitmen dan konsistensi," ujarnya, Selasa 30 Juni 2026.
Pesan tersebut menjadi semakin relevan bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema Urgent Climate Action and Ecosystem Restoration. Menurut Jorina, perubahan iklim saat ini telah nyata dirasakan melalui pola cuaca yang semakin sulit diprediksi, meningkatnya curah hujan ekstrem, hingga musim kemarau yang berlangsung lebih panjang.
Karena itu, ia menilai seluruh sektor, termasuk industri pertambangan, memiliki tanggung jawab untuk ikut mengambil bagian dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Di lingkungan AMMAN, kata Jorina, komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan sistem pengelolaan lingkungan yang menyeluruh. Namun, ia menegaskan bahwa infrastruktur dan teknologi tidak akan memberikan hasil maksimal apabila tidak didukung budaya kerja yang peduli terhadap lingkungan.
Menurutnya, kepedulian tersebut dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti menggunakan energi dan air secara bijaksana, mengurangi timbulan limbah, menjaga kebersihan area kerja, hingga mematuhi setiap prosedur pengelolaan lingkungan yang telah ditetapkan perusahaan.
Jorina juga berusaha memberikan teladan melalui kebiasaan yang konsisten. Ia mengaku rutin mengikuti kegiatan penanaman pohon setiap tahun sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap upaya pemulihan lingkungan.
Baginya, aksi iklim tidak selalu harus diwujudkan melalui program berskala besar. Justru kebiasaan kecil yang dilakukan secara terus-menerus akan membentuk budaya yang mampu menghasilkan perubahan dalam jangka panjang.
Di bawah kepemimpinannya, AMMAN terus memperkuat berbagai program keberlanjutan, termasuk reklamasi lahan bekas tambang, rehabilitasi daerah aliran sungai, konservasi pesisir dan laut, pengembangan energi bersih, hingga pengelolaan air berbasis teknologi.
Meski demikian, Jorina menilai seluruh pencapaian tersebut pada akhirnya kembali kepada manusia sebagai pelaku utama. Tanpa disiplin, konsistensi, dan kolaborasi, berbagai program lingkungan tidak akan memberikan manfaat yang optimal.
"Bagi saya, menjaga lingkungan berarti menjaga kehidupan. Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan kualitas lingkungan yang diwariskan kepada generasi mendatang," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....