Pembenahan Jalan Sultan Kaharuddin Dimulai Juli
- 29 Jun 2026 16:02 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Sumbawa - Pemerintah Kabupaten Sumbawa memastikan penataan ruas Jalan Sultan Kaharuddin di kawasan Sering, Kecamatan Unter Iwes, tepatnya di depan RSUD Sumbawa, akan mulai dikerjakan pada awal Juli 2026. Proyek tersebut diharapkan mampu mengatasi persoalan kemacetan, genangan air saat musim hujan, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, mengatakan persiapan penanganan ruas jalan tersebut telah memasuki tahap final. Persiapan itu dipastikan, setelah dilakukan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Balai Jalan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Menurutnya, Kepala Balai Jalan Provinsi NTB telah melakukan pertemuan koordinasi dengan pemerintah daerah sekitar sepekan lalu. Dalam pertemuan tersebut turut melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait, Camat Unter Iwes, serta pemerintah desa setempat.
“Hasil rapat itu kami tindak lanjuti dengan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi eksisting. Saat ini Balai Jalan Provinsi dan Dinas Pekerjaan Umum sedang berkolaborasi menyusun desain penanganan jalan,” ujarnya, Senin 29 Juni 2026.
Suharmaji menjelaskan, salah satu konsep yang sedang disiapkan adalah pengaturan dua lajur jalan pada kawasan tersebut. Penataan dilakukan dengan tetap mempertahankan keberadaan pohon yang berada di median jalan sebagai bagian dari tata ruang kawasan.
Selain mengurai kepadatan arus lalu lintas, proyek tersebut juga difokuskan untuk mengatasi persoalan genangan yang selama ini kerap terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Menurutnya, kondisi elevasi jalan yang rendah menyebabkan air sering menggenang dan mengganggu aktivitas masyarakat maupun akses menuju rumah sakit.
“Yang paling penting adalah penanganan genangan air. Selama ini setiap hujan selalu terjadi genangan. Melalui proyek ini, aliran air akan diarahkan ke lokasi yang lebih rendah sehingga tidak lagi menumpuk di badan jalan,” jelasnya.
Untuk mendukung sistem drainase yang lebih baik, pemerintah juga meminta Balai Jalan Provinsi membangun saluran air permanen di sepanjang ruas jalan yang ditangani. Saluran tersebut akan disesuaikan dengan desain teknis yang tengah disusun oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sumbawa.
Tak hanya itu, badan jalan juga direncanakan akan ditinggikan sekitar 80 centimeter. Guna mengurangi potensi genangan di masa mendatang.
“Kami akan menyesuaikan elevasi jalan dengan desain yang ada. Harapannya setelah ditinggikan, genangan tidak lagi terjadi seperti selama ini,” katanya.
Penanganan jalan tersebut diperkirakan mencakup ruas sepanjang 300 hingga 350 meter. Penataan itu juga diharapkan dapat memperlancar akses kendaraan yang keluar masuk rumah sakit, tanpa terganggu arus lalu lintas utama.
Selama proses pengerjaan berlangsung, pemerintah berencana melakukan penutupan sementara pada ruas jalan yang ditangani. Karena itu, masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk menggunakan jalur alternatif, terutama pada jam-jam sibuk.
“Kami berharap masyarakat dapat mendukung kegiatan ini. Saat pekerjaan berlangsung, kemungkinan akses jalan akan ditutup agar pengerjaan lebih maksimal. Pengguna jalan diharapkan dapat memilih jalur lain sementara waktu,” imbuhnya.
Suharmaji menambahkan, sosialisasi kepada masyarakat sekitar telah mulai dilakukan. Pemerintah daerah telah meminta Dinas Pekerjaan Umum bersama OPD terkait, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa untuk turun langsung ke lapangan guna memberikan penjelasan kepada warga mengenai rencana pekerjaan tersebut.
Ia berharap seluruh pihak dapat mendukung pelaksanaan proyek sehingga penataan jalan dapat diselesaikan sesuai target. Dengan demikian, dalam beberapa bulan ke depan masyarakat dapat menikmati kondisi jalan yang lebih aman, tertata, dan bebas dari genangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....