Atap Baru Jadi Harapan Hidupkan Kembali Pasar Cakranegara

  • 07 Jul 2026 06:40 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Revitalisasi Pasar Cakranegara, Kota Mataram, dijadwalkan mulai dikerjakan pada akhir Juli 2026 dengan fokus utama mengganti seluruh atap bangunan yang telah mengalami kerusakan parah.

Pemerintah Kota Mataram menilai pembenahan infrastruktur dasar menjadi langkah awal untuk mengembalikan aktivitas perdagangan sekaligus menarik pedagang yang selama ini meninggalkan pasar akibat kondisi bangunan yang tidak lagi nyaman.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram, H. Irwan Harimansyah, mengatakan proyek revitalisasi tahun ini menelan anggaran sebesar Rp860 juta dan saat ini masih berada pada tahap tender.

"Kalau tidak ada sanggahan dalam proses pengadaan, pekerjaan bisa dimulai pada akhir Juli 2026. Kami berharap perbaikan atap ini menjadi daya tarik agar pedagang bersedia kembali berjualan di dalam pasar dengan kondisi yang lebih nyaman," ujarnya, Senin 6 Juli 2026.

Menurut Irwan, kerusakan atap menjadi persoalan paling mendesak karena saat musim hujan hampir seluruh bagian pasar mengalami kebocoran hingga menyebabkan genangan air di lantai dasar. Dampaknya, banyak pedagang terutama yang menempati lantai dua memilih memindahkan usahanya ke pasar lain seperti Pasar Karang Seraye dan Pasar Sindu sehingga aktivitas perdagangan di Pasar Cakranegara terus menurun.

Meski demikian, pemerintah mengakui kebutuhan revitalisasi tidak hanya terbatas pada atap. Perbaikan kios, dinding, hingga pengecatan juga memerlukan penanganan. Namun, keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi membuat pemerintah harus menentukan skala prioritas.

"Perbaikan atap kami dahulukan, sedangkan bagian lainnya akan kami usulkan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran," kata Irwan.

Program revitalisasi ini merupakan kelanjutan dari penataan yang telah dimulai pada 2025 dengan dukungan anggaran Rp400 juta, namun belum mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan perbaikan.

"Kami berharap Pasar Cakranegara kembali menjadi pusat perdagangan yang aman, nyaman, dan mampu menghidupkan kembali perekonomian para pedagang tradisional." ujar Irwan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....