Dekopinwil NTB Siapkan Rangkaian Hari Koperasi, Fokus Perkuat Jejaring Bisnis
- 06 Jul 2026 16:13 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Dekopinwil NTB dan Dinas Koperasi UKM NTB menyiapkan peringatan Hari Koperasi 2026 dengan rangkaian kegiatan mulai 20-25 Juli 2026.
- Kegiatan mencakup upacara peringatan, bincang-bincang bisnis, pelantikan pengurus, rapat kerja, dan jalan sehat koperasi untuk memperkuat semangat berkoperasi.
- Dekopinwil NTB mengembangkan strategi kerjasama dengan sentra industri susu Malang untuk meningkatkan peran koperasi dalam rantai pasok industri dan ekonomi daerah.
RRI.CO.ID, Mataram - Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Dinas Koperasi dan UKM NTB mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Koperasi tahun 2026. Sejumlah kegiatan telah disiapkan sebagai upaya memperkuat peran koperasi sekaligus mendorong pengembangan usaha melalui kolaborasi dan jejaring bisnis.
Ketua Dekopinwil NTB, Anis Mudjahid Akbar, mengatakan panitia pelaksana telah dibentuk bersama Dinas Koperasi dan UKM NTB. Rangkaian kegiatan akan dimulai pada 20 Juli 2026 dengan pelaksanaan upacara peringatan Hari Koperasi.
Selanjutnya, pada 21 Juli akan digelar bincang-bincang bisnis yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Dekopinwil NTB yang telah memperoleh surat keputusan (SK), namun belum sempat dilantik. Pada hari yang sama juga akan dilaksanakan rapat kerja untuk membahas program kerja organisasi ke depan.
"Kami sudah membentuk kepanitiaan bersama dengan Dinas Koperasi. Kegiatan dimulai dengan upacara pada 20 Juli, kemudian tanggal 21 ada bincang-bincang bisnis, pelantikan pengurus, sekaligus rapat kerja," ujar Anis, di Mataram, Sabtu 4 Juni 2026.
Rangkaian peringatan Hari Koperasi akan ditutup dengan kegiatan jalan sehat koperasi yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Juli. Kegiatan tersebut diharapkan dapat melibatkan masyarakat sekaligus memperkuat semangat berkoperasi di NTB.
Selain mempersiapkan peringatan Hari Koperasi, Dekopinwil NTB juga mulai menyusun langkah strategis untuk pengembangan koperasi melalui penguatan jejaring usaha. Salah satu peluang yang tengah dikaji adalah kerja sama dengan sentra industri susu di Malang.
Menurut Anis, koperasi di NTB memiliki peluang menjadi bagian dari rantai pasok industri apabila mampu menyediakan bahan baku sesuai kebutuhan. Ia menilai pengembangan koperasi tidak harus langsung dalam skala besar, melainkan dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang berorientasi pada pembentukan jaringan bisnis yang berkelanjutan.
"Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa memulai, melihat apa yang bisa kita dukung dari NTB, apakah lahannya cukup dan apakah komoditas yang kita miliki dapat menyuplai kebutuhan industri. Tidak harus langsung besar, tetapi dimulai terlebih dahulu untuk membangun networking," katanya.
Dekopinwil NTB berharap rangkaian peringatan Hari Koperasi tahun ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kapasitas koperasi agar mampu bersaing dan berkontribusi dalam pengembangan ekonomi daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....