Babinsa Ruteng Dukung Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

  • 29 Jun 2026 08:29 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai – Komitmen menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan terhadap perempuan dan anak terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Hal itu terlihat dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak bagi pengambil kebijakan dan pemangku kepentingan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Manggarai, Jumat, 26 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Babinsa Koramil 1612-01/Ruteng, Koptu Neri Dani, bersama jajaran DP3A Kabupaten Manggarai, Unit PPA Polres Manggarai, Camat Ruteng beserta staf, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Ruteng, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak di tingkat daerah.

Sosialisasi ini menjadi forum strategis untuk mempererat koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mencegah berbagai bentuk kekerasan. Melalui penyamaan persepsi dan penguatan peran masing-masing pihak, diharapkan upaya edukasi, perlindungan, serta penanganan kasus dapat dilakukan secara lebih cepat, terpadu, dan efektif.

Dalam kesempatan tersebut, Koptu Neri Dani menegaskan bahwa pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama. Babinsa sebagai aparat teritorial akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat kepolisian, pemerintah desa, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat untuk memberikan edukasi serta mendorong masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya tindak kekerasan terhadap perempuan maupun anak.

"Perlindungan terhadap mereka adalah tanggung jawab kita bersama demi menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis," ujarnya.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI Angkatan Darat untuk mendukung program pemerintah dalam melindungi kelompok rentan. Melalui sinergi yang semakin kuat antarinstansi dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, harmonis, serta bebas dari segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Manggarai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....