Jambore Kipan Jember 2.0 Perkuat Kader Anti Narkoba
- 26 Jun 2026 22:59 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember - Semangat memerangi penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Jember semakin digelorakan oleh para generasi muda. Melalui ajang Jambore Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (Kipan) Jember 2.0, para pemuda berkomitmen untuk memperkuat pondasi organisasi dan meningkatkan peran aktif dalam mengedukasi masyarakat mengenai bahaya narkoba.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni 27 hingga 28 Juni 2026 di kawasan Rembangan, Jember ini, digelar bertepatan dengan momen peringatan Hari Anti Narkoba Internasional yang jatuh pada 26 Juni.
Berbeda dengan tahun sebelumnya yang melibatkan partisipasi lebih luas dari tingkat kecamatan dan sekolah, Jambore Kipan Jember 2.0 tahun ini difokuskan sebagai ajang kaderisasi bagi pengurus baru Kipan Kabupaten Jember periode 2026-2028.
Perwakilan Kipan Jember, Sonia Wijaya Putra dan Faiq Nizamuddin, mengungkapkan bahwa kegiatan ini didesain sebagai sarana pembinaan dan penguatan kapasitas. "Kami ingin menciptakan kader yang disiplin, berintegritas, dan mampu bekerja sama. Materi yang kami sampaikan mencakup edukasi bahaya narkoba, pengembangan karakter, public speaking, hingga manajemen organisasi," ujar mereka saat hadir dalam program Jaga Malam di Pro 2 RRI Jember pada Kamis, 25 Juni 2026.
Pihak panitia turut melibatkan berbagai instansi dalam penyampaian materi, di antaranya BNN Lumajang, Satgas P4GN, hingga perwakilan kepolisian untuk memberikan perspektif komprehensif bagi para calon pengurus.
Menurut Kipan Jember, keterlibatan pemuda dalam pencegahan narkoba adalah hal yang krusial. Mengingat anak muda saat ini berada dalam kelompok usia yang rentan terpapar pengaruh negatif termasuk tren konsumsi zat adiktif yang terselubung melalui edukasi peer-to-peer (teman ke teman) dinilai paling efektif.
"Kami masuk ke pergaulan anak muda dengan pendekatan yang santai. Tujuannya agar mereka lebih mudah menerima informasi dan memiliki tameng untuk berani menolak ajakan menggunakan narkoba," tambah Soni.
Dampak penyalahgunaan narkoba tidak main-main. Selain merusak kesehatan fisik dan mental, kecanduan narkoba sering kali memicu efek domino, seperti konflik keluarga hingga peningkatan angka kriminalitas yang merugikan masyarakat luas.
Pihak Kipan Jember berharap agar setelah Jambore 2.0 ini, para kader semakin solid dalam mengemban tanggung jawab. Harapannya, progresivitas program kerja Kipan di periode kedua ini dapat meningkat dua kali lipat, baik dari sisi kampanye penyuluhan maupun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan dan kampus.
Masyarakat Jember pun diajak untuk turut serta menjaga lingkungan sekitar dari ancaman narkoba. "Memerangi narkoba adalah tanggung jawab bersama. Dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan terdekat. Jika lingkungan kita sehat dan sadar bahaya narkoba, maka masa depan generasi muda Jember akan lebih terjaga," pungkas mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....