Kemenag Ende Perkuat Kompetensi Guru Melalui Workshop Kurikulum Berbasis Cinta

  • 25 Jun 2026 08:17 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Kantor Kemeag Kab. Ende menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Terintegrasi Pembelajaran Mendalam bagi 92 guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Ende. Kegiatan berlangsung di MIN 1 Ende pada 22–23 Juni 2026.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan madrasah melalui penguatan kompetensi guru dalam menerapkan pembelajaran yang lebih humanis, bermakna, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Workshop tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Ende, Nikolaus Nama Payon, Kepala Seksi Pendidikan Islam, Pengawas Madrasah, serta Koordinator Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Ende.

Selama dua hari, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai konsep dan strategi penerapan Kurikulum Berbasis Cinta yang terintegrasi dengan pendekatan pembelajaran mendalam di lingkungan madrasah. Nikolaus Nama Payon menegaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta tidak mengurangi pentingnya pencapaian akademik, melainkan memperkaya proses pembelajaran dengan nilai-nilai kasih sayang, kepedulian, dan penghargaan terhadap potensi setiap peserta didik.

Menurutnya, lingkungan belajar yang dibangun atas dasar cinta akan menciptakan suasana yang lebih demokratis, mendorong rasa ingin tahu, serta memperkuat karakter siswa dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Selain membahas aspek kurikulum, kegiatan ini juga menekankan peran strategis guru sebagai fasilitator yang mampu mengintegrasikan perkembangan akademik, emosional, dan spiritual peserta didik.

Guru didorong untuk menghadirkan proses belajar yang tidak hanya fokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga mampu membangun empati, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Melalui workshop ini, Kementerian Agama Kabupaten Ende berharap lahir berbagai inovasi pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan zaman.

Dengan penguatan kapasitas guru serta penerapan Kurikulum Berbasis Cinta secara konsisten, madrasah di Kabupaten Ende diharapkan semakin mampu mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....