Jamaluddin Kawal Program Irigasi Tersier untuk Tingkatkan Hasil Panen

  • 24 Jun 2026 14:23 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Suka Makmue - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Jamaluddin Idham, meninjau langsung jaringan irigasi tersier di Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Selasa, 23 Juni 2026. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan program pengairan yang diperjuangkannya berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

Dalam kunjungan itu, Jamaluddin mengecek sejumlah jaringan irigasi yang telah selesai dibangun maupun yang masih dalam tahap pengerjaan. Ia juga berdialog langsung dengan kelompok tani dan pengelola irigasi guna menyerap aspirasi masyarakat di lapangan.

Jamaluddin mengatakan keberadaan jaringan irigasi yang memadai menjadi kebutuhan mendasar bagi petani. Menurutnya, ketersediaan air yang cukup akan sangat menentukan keberhasilan sektor pertanian di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini.

“Saya ingin memastikan program yang diperjuangkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Irigasi merupakan kebutuhan dasar petani, sehingga keberadaannya harus terus diperkuat agar produktivitas pertanian meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” ujar Jamaluddin.

Anggota Komisi IV DPR RI itu menjelaskan pembangunan irigasi tersier merupakan bagian dari strategi memperkuat fondasi sektor pertanian di Aceh. Dengan dukungan infrastruktur yang baik, petani diharapkan mampu meningkatkan intensitas tanam dan mengurangi risiko gagal panen.

“Melalui dukungan infrastruktur pengairan yang baik, petani diharapkan dapat meningkatkan intensitas tanam sekaligus meminimalkan risiko gagal panen akibat kekurangan air,” katanya.

Program pembangunan jaringan irigasi tersebut direalisasikan melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI). Program yang diperjuangkan Jamaluddin itu telah menjangkau berbagai daerah di Daerah Pemilihan Aceh I, termasuk Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Jaya, dan sejumlah kabupaten lainnya.

Pada tahap pertama tahun 2026, program P3-TGAI mencakup 60 titik pembangunan yang tersebar di berbagai wilayah. Sementara pada tahap kedua, jumlahnya ditingkatkan menjadi 100 titik guna menjawab kebutuhan infrastruktur pengairan yang terus meningkat.

Menurut Jamaluddin, perluasan cakupan program menunjukkan besarnya kebutuhan petani terhadap sarana pengairan yang memadai. Karena itu, ia berkomitmen untuk terus memperjuangkan program tersebut agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

“Melalui P3-TGAI, kita ingin memastikan petani memiliki akses air yang memadai untuk mengelola lahan mereka. Program ini akan terus kita perjuangkan agar semakin banyak daerah pertanian yang mendapatkan manfaat dan mampu meningkatkan produksi pangan,” tegasnya.

Kehadiran Jamaluddin di lokasi peninjauan mendapat sambutan positif dari masyarakat dan kelompok tani setempat. Mereka mengaku jaringan irigasi yang dibangun telah membantu memperlancar distribusi air ke lahan persawahan dan meningkatkan hasil pertanian.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen Jamaluddin dalam mengawal pembangunan sektor pertanian di Aceh. Sebagai anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, perikanan, dan kehutanan, ia menegaskan akan terus mendorong program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani serta ketahanan pangan daerah dan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....