Sulut Rawan Kriminalitas, Pengangguran Picu Perilaku Kejahatan
- 24 Jun 2026 12:55 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Pemerhati Sosial Kemasyarakatan Sulawesi Utara, Jefferson Wani Wanta menyebut tingginya angka pengangguran terbuka memicu peningkatan perilaku kejahatan. Masalah pelik terkait keterbatasan lapangan kerja tersebut berdampak langsung pada stabilitas keamanan daerah setempat.
Jefferson Wani Wanta menyoroti korelasi antara ketiadaan pekerjaan dan kebiasaan buruk warga. Kondisi sulit tersebut memaksa sebagian masyarakat usia produktif melarikan diri ke aktivitas negatif.
"Lebih daripada itu masalah perilaku yang menyimpang itu dorang minum-minum ya, minuman keras karena tingkat pengangguran terbuka di Sulawesi Utara kan 5,9% pada akhirnya turun jadi 5,7%," ucap Jefferson pada dialog rri Manado beberapa waktu lalu.
Meskipun persentase data ketenagakerjaan sempat dilaporkan menurun, jumlah riil warga tanpa pekerjaan tetap sangat masif. Fenomena sosial di lapangan ini memperparah kemiskinan serta memicu kerawanan gangguan keamanan ketertiban masyarakat.
Banyaknya usia produktif tanpa penghasilan disinyalir kuat merusak moralitas akibat himpitan kebutuhan ekonomi yang mendesak. Keadaan psikologis warga yang menganggur tersebut mendorong munculnya berbagai tindakan yang melanggar hukum pidana.
"Dan ini hal yang sangat tidak baik ya bagi kehidupan masyarakat, Ini akan mememunculkan perilaku-perilaku yang menyimpang," sebutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....