Festival Bung Karno Jadi Ajang Perdamaian Anak Muda Lewat Street Boxing di Manado

  • 13 Jun 2026 08:37 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Maraknya tindak kriminalitas dan aksi kekerasan yang melibatkan kalangan muda menjadi perhatian pemerintah serta pemerhati olahraga di Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado. Sebagai upaya menyalurkan energi positif generasi muda, Festival Bung Karno 2026 menghadirkan Kejuaraan Street Boxing yang berlangsung di kawasan Manado Beach Walk (MBW) Malalayang, 12-13 Juni 2026.

Selain menjadi wadah bagi pecinta olahraga tinju, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana penyelesaian konflik dan membangun perdamaian di kalangan anak muda yang sebelumnya terlibat perselisihan.

Pemerhati olahraga tinju Sulawesi Utara, Maikel Lukas, mengatakan kejuaraan tersebut diselenggarakan oleh kader PDI Perjuangan dalam rangka Festival Bung Karno Manado 2026, bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Manado serta Pengurus Persatuan Tinju Amatir Bela Raga Indonesia (Perbati) Sulawesi Utara.

Menurutnya, kegiatan ini memberikan ruang yang positif bagi anak-anak muda untuk menyalurkan minat dan bakat mereka di bidang olahraga tinju.

"Biasanya mereka yang terlibat perkelahian di jalanan, bahkan ada yang menggunakan senjata tajam, kini dapat bertanding secara sportif di atas ring dengan aturan yang jelas dan dipimpin wasit," ujarnya.

Lebih lanjut, pihak Perbati Sulut juga membuka kesempatan bagi kelompok atau individu yang memiliki perselisihan untuk menyelesaikannya melalui pertandingan resmi. Langkah tersebut diharapkan dapat mengakhiri dendam berkepanjangan yang berpotensi memicu konflik baru di tengah masyarakat.

"Kalau sebelumnya masalah diselesaikan di jalanan, sekarang bisa diselesaikan secara sportif di atas ring tinju. Setelah bertanding, persoalan dianggap selesai dan tidak lagi menyimpan dendam," tambahnya.

Kejuaraan Street Boxing tersebut mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Ribuan warga memadati kawasan MBW Malalayang untuk menyaksikan pertandingan yang berlangsung selama dua hari.

Antusiasme masyarakat juga terlihat dari kehadiran Wali Kota Manado, Andrei Angouw, yang turut menyaksikan langsung jalannya pertandingan bersama warga.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Manado, Bonix Y. Saweho, mengajak generasi muda untuk menjadikan olahraga sebagai sarana membangun karakter dan menjaga keamanan lingkungan.

"Daripada ribut-ribut di jalan, lebih baik menyalurkan energi melalui olahraga tinju. Yang terpenting adalah menjaga sportivitas, baik di atas maupun di luar ring," katanya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Manado berharap tercipta suasana yang lebih kondusif di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda. Street Boxing diharapkan menjadi sarana pembinaan sekaligus membangun budaya damai, sehingga berbagai persoalan tidak lagi diselesaikan melalui kekerasan, melainkan dengan cara yang sportif dan bermartabat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....