Rumah Harapan untuk Tersia, Hadiah Bhayangkara yang Mengubah Hidup

  • 24 Jun 2026 14:48 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Kupang - Senyum haru terus menghiasi wajah Tersia Radja saat rumah impiannya akhirnya berdiri kokoh di hadapannya. Perempuan berusia lima puluh tahun itu selama bertahun-tahun membesarkan tiga anaknya seorang diri dalam keterbatasan ekonomi.

Harapan baru tersebut hadir di Desa Benu, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Senin 22 Juni 2026, melalui program Rumah Harapan. Program itu diinisiasi Polda Nusa Tenggara Timur sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026.

Kedatangan Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko bersama jajaran disambut meriah masyarakat Desa Benu sejak pagi. Tarian adat serta pengalungan kain tradisional menjadi simbol penghormatan sekaligus ungkapan syukur atas kepedulian tersebut.

Rumah baru milik Tersia berdiri di RT 012 RW 005 Dusun Tanah Putih dengan kondisi layak huni. Bangunan sederhana itu kini menjadi tempat tinggal aman dan nyaman bagi dirinya bersama ketiga anaknya.

Bagi Tersia, rumah tersebut bukan sekadar bangunan yang memberikan perlindungan dari panas maupun hujan setiap hari. Rumah itu menjadi simbol perjuangan panjang sekaligus harapan baru menuju kehidupan keluarga yang lebih baik.

Prosesi peresmian berlangsung hangat dengan dihadiri masyarakat, tokoh desa, serta sejumlah pejabat kepolisian daerah. Sebelum pengguntingan pita dilakukan, tamu undangan menyaksikan video pembangunan rumah hingga selesai dikerjakan seluruhnya.

Tayangan tersebut memperlihatkan perubahan besar yang dialami keluarga penerima manfaat sejak awal pembangunan rumah dimulai. Sejumlah tamu tampak terharu menyaksikan perjuangan keluarga Tersia hingga akhirnya memperoleh hunian yang layak.

Kapolda NTT mengatakan program Rumah Harapan merupakan bentuk pengabdian Polri yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Menurutnya, kehadiran kepolisian harus memberikan manfaat nyata selain menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban.

Ia berharap rumah tersebut mampu menghadirkan kenyamanan sekaligus menumbuhkan semangat baru bagi keluarga penerima manfaat. Momentum Hari Bhayangkara juga menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial melalui berbagai aksi kemanusiaan berkelanjutan.

Kebahagiaan keluarga Tersia bertambah ketika anaknya menerima ijazah SMA yang diserahkan langsung pihak kepolisian. Penyerahan itu dilakukan Direktur Binmas Polda NTT Kombes Pol. Sudartomo dalam rangka mendukung pendidikan generasi muda.

Setelah peresmian rumah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial bagi warga Kecamatan Takari yang membutuhkan. Sebanyak lima puluh paket sembako dibagikan berisi beras, minyak goreng, gula pasir, mi instan, serta teh.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat setempat. Warga menyambut kegiatan itu dengan antusias dan mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan.

Rangkaian kunjungan Kapolda berlanjut ke lokasi produksi gula aren milik Yusuf Adu di Desa Benu. Di lokasi tersebut, Kapolda melihat langsung proses produksi yang masih mempertahankan cara tradisional masyarakat setempat.

Kapolda bahkan mencoba beberapa tahapan pembuatan gula aren sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal. Kunjungan itu menegaskan pembangunan masyarakat dapat dilakukan melalui penguatan ekonomi sekaligus kepedulian sosial berkelanjutan.

Bagi masyarakat Desa Benu, kehadiran jajaran Polda NTT menghadirkan manfaat yang dirasakan secara nyata. Rumah layak huni, bantuan sosial, dan dukungan usaha rakyat menjadi wujud pengabdian Bhayangkara kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....