Ketahanan Pangan di Sanggau Hadapi Tantangan Iklim

  • 22 Jun 2026 20:06 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Perubahan iklim menjadi salahsatu tantangan besar yang dihadapi sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Sanggau. Perubahan pola cuaca yang tidak menentu berdampak pada produktivitas pertanian dan ketersediaan pangan masyarakat.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perikanan Kabupaten Sanggau, Nur Affandi mengatakan, kondisi tersebut menuntut adanya langkah antisipasi dari pemerintah daerah agar pasokan pangan tetap terjaga.

“Curah hujan yang tidak menentu ini, musim kemarau yang lebih panjang, maupun potensi banjir dapat memengaruhi pola tanam dan hasil produksi pangan masyarakat,” ujar Nur Affandi dalam Dialog Sanggau Menyapa RRI Entikong, Senin 22 Juni 2026.

Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pangan, tetapi juga akses dan pemanfaatan pangan yang cukup bagi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, petani, dan berbagai pihak terkait untuk menjaga stabilitas pangan daerah.

“Kami mengajak petani untuk menerapkan pola tanam yang lebih adaptif, memanfaatkan informasi cuaca, serta mengoptimalkan penggunaan teknologi pertanian agar produksi tetap terjaga,” katanya.

Selain sektor produksi, perubahan iklim juga berpotensi memengaruhi distribusi dan harga pangan. Ketika produksi menurun akibat cuaca ekstrem, pasokan dapat berkurang sehingga berdampak pada kenaikan harga di tingkat konsumen.

“Masyarakat perlu memanfaatkan potensi pangan lokal yang beragam sehingga tidak bergantung pada satu komoditas saja. Diversifikasi pangan dapat menjadi langkah efektif untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga maupun daerah,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....