MIN Sikka Terapkan Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta
- 23 Jun 2026 07:19 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Sikka terus memperkuat transformasi pembelajaran melalui Sosialisasi Pembelajaran Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta yang digelar di Aula MIN Sikka, Sabtu 20 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem belajar yang lebih humanis dan berpusat pada peserta didik.
Sosialisasi tersebut diikuti seluruh guru MIN Sikka dan dipandu Kepala Seksi Pendidikan Islam Kementerian Agama Kabupaten Sikka, Rukaeni. Dalam kegiatan itu, para peserta mendapatkan penguatan terkait penerapan pembelajaran mendalam yang menekankan pengembangan karakter dan kemampuan berpikir kritis siswa.
Rukaeni menjelaskan pendekatan Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta tidak hanya berfokus pada penguasaan materi pelajaran. Menurutnya, proses belajar harus mampu menghadirkan pengalaman yang bermakna dan mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh.
Ia mengatakan Kurikulum Berbasis Cinta menitikberatkan pada pengembangan karakter yang dilandasi kasih sayang dan kepedulian. Sementara pendekatan Deep Learning diarahkan untuk membangun kemampuan berpikir kritis, reflektif, dan kreatif dalam proses pembelajaran.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan simulasi penyusunan modul ajar. Para guru didorong untuk memetakan kebutuhan akademik maupun emosional siswa sebagai persiapan implementasi pada tahun ajaran 2026/2027.
Melalui simulasi tersebut, guru diharapkan mampu menghadirkan metode pembelajaran yang lebih relevan dan menyenangkan bagi peserta didik. Pendekatan itu dinilai penting untuk menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan karakter siswa.
Kepala MIN Sikka, Syahrul Muhamad Neng, berharap seluruh guru dapat menjadi agen perubahan dalam transformasi pembelajaran di madrasah. Ia menilai penguatan kompetensi guru menjadi modal utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter dan nilai kemanusiaan peserta didik. Karena itu, penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dinilai relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.
MIN Sikka berharap implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta dapat meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah. Dengan pendekatan tersebut, peserta didik diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....