Bappeda Jatim: Wisata Ramai, Ekonomi Banyuwangi Tumbuh
- 14 Jun 2026 04:22 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Banyuwangi - Tingginya kunjungan wisatawan ke Banyuwangi dinilai menjadi indikator positif pertumbuhan ekonomi daerah. Penilaian tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappeda Jawa Timur Mohammad Yasin saat menghadiri Forum Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Indonesia Jatim di Banyuwangi, Jumat, 12 Juni 2026.
Menurut Yasin, perkembangan sektor pariwisata Banyuwangi menunjukkan tren yang terus meningkat. Ramainya kunjungan wisatawan, baik pada akhir pekan maupun hari kerja, menjadi bukti bahwa roda perekonomian daerah bergerak dan tumbuh.
“Saya menyaksikan sendiri perkembangan wisata Banyuwangi yang luar biasa. Pesawat ke Banyuwangi dari Jakarta penuh, begitu juga tempat-tempat wisatanya selalu ramai bahkan di hari kerja. Ini menandakan ekonomi Banyuwangi terus bergerak dan tumbuh. Semoga Banyuwangi terus menjadi penggerak ekonomi di Jawa Timur,” ujar Yasin saat bertemu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagatha.
Forum Bappeda Indonesia Jatim yang berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026 hingga Jumat, 12 Juni 2026 itu dihadiri para Kepala Bappeda kabupaten/kota se-Jawa Timur. Kegiatan tersebut menjadi wadah koordinasi untuk membahas berbagai isu perencanaan pembangunan serta penyelarasan program nasional dan daerah.
“Forum ini menjadi wadah koordinasi strategis bagi Bappeda seluruh kabupaten/kota se-Jatim untuk membahas berbagai isu perencanaan pembangunan hingga penyelarasan antara program nasional dan daerah,” tutur Yasin.
Selain membahas sinkronisasi pembangunan, forum tersebut juga menjadi sarana berbagi pengalaman dan praktik baik antar-daerah. Banyuwangi menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian karena dinilai berhasil mengembangkan sektor pariwisata sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan keberhasilan pembangunan daerah tidak lepas dari peran perencanaan yang matang dan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, Bappeda memiliki fungsi strategis dalam memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Dengan data yang akurat, Bappeda memastikan setiap kebijakan lahir dari analisis yang tepat. Lebih dari itu, Bappeda juga menjadi motor inovasi yang mampu mengantisipasi tantangan global dan lokal,” ujar Ipuk.
Ipuk berharap Forum Bappeda Indonesia Jatim semakin memperkuat sinergi antar-daerah dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan. Ia menegaskan pembangunan Jawa Timur harus dilakukan secara terintegrasi agar mampu meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan Jawa Timur tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus terintegrasi dalam satu kesatuan wilayah. Dengan komitmen bersama, kita dapat mewujudkan Jawa Timur yang maju, berdaya saing, dan sejahtera,” pungkas Ipuk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....